Menu

Thursday, 9 August 2018

/


Aktifitas yang tinggi sering kali membuat area kewanitaan kita menjadi lembab. Kalau hal ini dibiarkan area kewanitaan menjadi kotor sebab keringat yang menumpuk, keringat tersebut juga dapat membuat Miss V kita menjadi beraroma tidak sedap, humft. Solusinya adalah mengganti celana dalam sesering mungkin. Tapi kan kalau kita diluar rumah nggak mungkin kan, berbekal celana dalam yang banyak :D memangnya mau traveling hehe..

Untuk menghindari timbulnya jamur pun kita tidak boleh menggunakan sembarang celana dalam, celana dalam berbahan dasar katun adalah yang terbaik dari semua jenis kain untuk area kewanitaan. Selain itu, untuk mencegah timbulnya jamur yang lain, kita harus memperhatikan kebersihan tempat buang air kecil, kotor sedikit saja pasti akan timbul keputihan pada area kewanitaan, jadi misalnya pipis di WC umum nih, mendingan jongkok daripada kudu duduk di tempat pipisnya, soalnya kan kita nggak tau ada bakteri apa yang menempel di area tersebut. Hadeeh.. emang ribet banget jadi cewek, saya akui itu. Nggak bisa kotor sedikit saja area kewanitaan akan menjadi lebih sensitif
Oleh sebab itulah kita memang wajib menjaga area kewanitaan. Kenapa? pasalnya perempuan itu akan melahirkan banyak generasi, dari area tersebutlah anak-anak akan lahir, jika tidak terawat akan timbul banyak penyakit berbahaya, misal : Kanker serviks, herpes, radang panggul, dll jadi sebelum terlambat sedini mungkin sebaiknya kita harus terus merawat area kewanitaan. Selain terbebas dari berbagai macam penyakit, jika kita rajin merawat area kewanitaan kita akan terhindar dari berbagai macam masalah kewanitaan lainnya seperti keputihan berbau, jamur, gatal, nyeri kelamin dll.

Bagaimana cara merawat area kewanitaan dengan baik?
Indikator area kewanitaan kita bersih adalah ketika celana dalam bersih seharian, tidak menimbulkan bercak coklat apalagi berbau. Nah, seringkali para perempuan cuek bebek loh pada masalah ini, saya pernah nih ngekost, nggak sengaja ngeliat celana dalam beberapa temen-temen cewek yang dijemur, di area Miss Vnya terdapat bercak coklat, dan bercak coklat itu tetap saja menempel walaupun sudah dicuci. Ini berarti kan bahaya banget, selain bikin malu, sebagai perempuan tentu saja kita tidak bisa sembarangan memperlakukan si ‘Miss V’, serem? Iyaa.. ketika ibu saya bilang, “Miss V itu lambang pemersatu rumah tangga, banyak perempuan yang Miss Vnya berbau akhirnya ditinggalkan suaminya. Nah sekarang kamu sudah haid, jadi lebih sering memperhatikan daerah kewanitaan ya?” saya langsung jiper :D, gimana enggak, anak remaja yang belum ngerti apa-apa, lalu dinasehatin kayak gini kan takut jadinya, dan akan menelan bulat-bulat begitu saja nasehat tersebut hehe.. semenjak ibu menasehati saya hal tersebut, saat itulah saya mulai memperhatikan masalah kewanitaan. Di balik nasehat itu, ada beberapa hal yang saya pelajari ketika Ibu merawat area Vnya antara lain :

  • Menyediakan handuk khusus toilet. Jadi ketika habis pipis sebaiknya jangan langsung pakai celana, karena celana akan basah dan akhirnya celana lembap. Inilah yang menyebabkan gatal pada area Miss V. Dengan membasuh area miss V sampai kering ketika selepas buang air kecil akan membuat area Miss V tetap kering. Nah kalau misalnya berada di luar rumah sediakan tissue khusus pembersih kewanitaan, ini untuk mengganti fungsi handuk.
  • Jangan pakai celana dalam ketat, karena celana dalam yang ketat dapat membuat area Miss V mengeluarkan keringat lebih banyak dan susah bernafas, hati-hati timbulnya jamur ya hihihi
  • Membasuh kelamin dari depan ke belakang jangan dari belakang ke depan. Karena bakteri yang terdapat di dubur bisa ikut sampai ke Miss V dan ini berbahaya sekali untuk masalah kewanitaan.
  • Memakai pembersih kewanitaan sehari-hari yang tepat dan memilih cairan antiseptic yang mengandung povidone-iodine untuk mengatasi masalah Miss V

Cairan antiseptik, bukannya nggak bagus ya?
Bukannya tidak bagus, namun sesuai dengan namanya saja antiseptic berarti hanya di gunakan jika diperlukan yaitu untuk mengatasi permasalahan yang timbul seperti gatal, iritasi, keputihan, bau tak sedap dan pada saat risiko infeksi meningkat seperti saat haid.  Tapi variant terbaru dari Betadine, yaitu Betadine Feminine Wash itu non antiseptic, terbuat dari bahan-bahan alami yang mengandung prebiotik untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik dari formula alami Tri-Care. Jadi Betadine Feminine Wash ini tidak hanya memperhatikan PH balance juga tetapi tetap memperhatikan bakteri baik yang akan timbul.

Variant baru dari Betadine Feminine Wash Foam

Betadine yang dikenal sebagai obat penyembuh luka terbaik dari jaman saya masih bocah berinisiatif memberikan perlindungan lebih untuk perempuan, terutama pada daerah kewanitaan yang dapat digunakan setiap hari atau pada saat menstruasi. Ketika menggunakan sabun biasa (dengan pH 9-10) dapat mengganggu pH natural (pH 3,5-4,5) atau membasuh miss V hanya dengan air saja, yang katanya aman padahal enggak, ternyata hal tersebut tidak benar-benar membuat miss V kita bersih dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Nah loh bahaya kan? Jadi tetap harus menggunakan Feminine Wash dari Betadine, kenapa? Dalam Betadine Feminine Wash mempunyai 2 kandungan utama yaitu :

Prebiotik : Membantu pertumbuhan bakteri baik / flora normal sehingga dapat memberikan perlindungan alami pada area kewanitaan. Dengan menjaga kesehatan flora normal membuat area kewanitaan dapat memproteksi dirinya sendiri

Bunga IMMORTELE : Bunga abadi yang tumbuh di Perancis, mempunyai kandungan antioksidan alami. Biasanya pembersih kewanitaan tidak boleh digunakan ibu hamil, menyusui dan saat haid. Namun Betadine Feminine Wash tidak mengandung SLS (Sodium Laureth Sulfate) yang dapat membuat kering dan juga tidak mengandung Paraben. Sehingga aman digunakan untuk semua wanita dan saat-saat tertentu. Jadi ini pembersih kewanitaan alami yang aman banget ya girls.


BETADINE Feminine Wash (foam) ini memiliki 4 varian antara lain:

  • Gentle Protection Immortelle (Ungu) – Pembersih kewanitaan sehari-hari dari bahan alami Immortelle untuk menjaga kesehatan alami kewanitaan. Ini merupakan Versi original dari Betadine Feminine Wash

  • Fresh & Active Lemon Verbena (Hijau) – Mengandung lemon verbena yang memberikan sensasi kesegaran di area kewanitaan, cocok untuk wanita aktif, berkeringat karena aktivitas outdoor atau berolahraga

  • Odour Control Witch Hazel (Biru) – Mengandung Witch Hazel yang dapat membantu mengatasi bau tak sedap di area kewanitaan, cocok untuk wanita yang sibuk seharian ataupun berada di udara lembab
  • Moisturizing Calendula Oil (Pink) - Mengandung Calendula yang mengandung kelembapan yang pas di area kewanitaan, cocok untuk wanita yang mengalami kering pada area kewanitaan, seperti wanita yang baru melahirkan atau sudah menopause

Saat ini saya memakai Fresh & Active Lemon Verbena dan Gentle Protection Immortelle untuk membantu menjaga kebersihan kewanitaan saya. Betadine Feminine Wash variant tersebut suka saya bawa saat bepergian keluar rumah, sebab sebagai wanita yang aktif terkadang celana suka terasa basah dan lembab karena berkeringat. Wanginya yang lembut dan segar membuat saya merasa lebih relaks dan nyaman. Penggunaan pembersih ini sangat baik mengingat membasuh miss V hanya dengan menggunakan air saja belum tentu cukup membantu menjaga area kewanitaan, karena non antiseptic inilah yang membuat saya percaya, Betadine Feminine Wash aman digunakan setiap hari dan dapat membantu saya menghindari area kewanitaan dari hal-hal yang mengganggu kesehatan. Tapi kamu bisa sih memilih variant lain sesuai kebutuhan kewanitaanmu.
Oh ya, selain bentuk Foam dan Liquid, Betadine juga mengeluarkan varian wipes gengs! Kandungan yang terdapat dalam selembar tissue pembasuhnya juga sama dengan yang Wash yaitu mengandung prebiotik`   dan 100% Biodegradable, biodegable adalah produk yang memiliki kemampuan untuk terurai dengan aman dan relatif cepat, karena terbuat dari bahan-bahan alam yang dapat membaur kembali ke lingkungan, sehingga dapat dibuang langsung ke dalam toilet. Wah, berarti dari foam sampai wipesnya mengandung bahan alami untuk area kewanitaan ya? Tentu saja ^^

foam yang terlihat lembut

Tapi ingat, kedua produk ini mempunyai perbedaan saat pemakaian, jika Betadine Feminine Wash untuk melindungi area kewanitaan sehari-hari, maka saat menstruasi, keputihan, gatal dan iritasi kamu bisa pakai Betadine Feminine Hygine, antiseptic yang mengandung povidone-iodine.. Yeaay

variant wipes

Bisa dibeli dimana?
Kemarin saya beli variant tersebut di Century, tapi di Guardian atau DanDan juga ada kok. Atau kalau malas jalan ke Mall, bisa beli online di Tokopedia atau Shopee. Semoga kalian belum terlambat ya girls untuk tetap konsisten merawat area kewanitaan, karena masa depan wanita ada pada area tersebut J, keep healthy, keep inspiring. Cheers! 

8 comments

Aku penasaran banget sm wipesnya, praktis banget buat dibawa bepergian ya hehehe

www.ursula-meta.com

Reply

Wah saya jarang bamnget nih pakai produk seperti ini. Sepertinya bagus dan layak dicoba

Reply

kalau di apotek belim ada ya? kemarin coba tanya di beberapa apotek ga ada soalnya

Reply

Iya kak, cocok buat traveling, tapi isinya cuma 5 sih, cuma buat 2 hari kayaknya :D

Reply

Dicoba aja tante :) mungkin cocok :)

Reply

iya masih belom banyak yg jual mba

Reply

busanya banyak juga, kayaknya lebih merasa bersih kalau ada busanya ya

Reply

Saya juga udah pake ini mba.. dan berasa banget bedanya. Apalagi kalau make Betadine Feminine Washnya pas aktivitas lagi padat. Jadi seger..

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...