Menu

Saturday, 28 May 2016

/ /

Waktu ke Kuala Lumpur saya sempet nyicipin kamar di Geo walaupun cuma 1 jam, *numpang narok tas dan mandi* dengan bantuan mbak Nadiah yang menginap di sini saya berhasil mendapatkan informasi dengan jelas tentang hotel Geo, nah Alhamdulillah deh bisa sekalian Review


/ /

Kalau saya bilang, urusan kuliner Indonesia surganya kuliner. Dari Sabang sampai Merauke kita bisa ketemu makanan yang menggoyang lidah, bahkan misalnya kita pindah ke daerah lain pun kita masih bisa ketemu makanan khas daerah lain. Misalnya saya nih tinggal di Ambon, saya masih bisa nemu sate padang, rendang, mpek-mpek, soto, bubur ayam Bandung dan lainnya. Pokoknya selama kita masih di Indonesia nggak susah nemu makanan yang sehati dan sejiwa.
Dan makanan luar negri banyak sekali di Indonesia, tapi belum tentu makanan Indonesia banyak di luar negri.

Friday, 27 May 2016

/ /
Pernah nggak minder kalau ngomong sama orang? biasanya kamu minder karena apa? Bajunya nggak matching? Sisiran kurang oke, ngomong nggak nyambung *baca : lemot qeqeqe* atau mulut berasa bau? Wah kalau masalah yang terakhir kayaknya kamu harus beli obat kumur gigi tuh. Kenapa? Karena menyikat gigi aja nggak cukup buat ngilangin masalah bau mulut, apalagi kalau kamu doyan makan jengkol hag..hag..hag  agar penampilan makin oke, coba lengkapi isi kamar mandimu dengan obat kumur gigi

Thursday, 26 May 2016

/ /
Jangan bayangkan Kuala Lumpur kayak Jakarta yang ada becak dan ojeg, juga bemo atau angkot. Di Kuala Lumpur kamu nggak akan menemui itu semua. Jadi masyarakat di KL itu kemana-mana naik apa? Kuala Lumpur itu cuma kota kecil, luasnya juga nggak lebih besar dari Jakarta *ini sepengamatan saya ya, maaf  kalau salah* dan penduduknya juga sedikit. Nah soal transportasi, Malaysia emang juara. Transportasi disini on time banget, kalau dibilang datang 10 menit lagi beneran datang 10 menit kemudian. Dan juga transportasinya banyak, jadi nggak bakalan ada penumpukan penumpang dimana-mana coba saya jabarkan ya ada apa saja transportasi di KL ini,

Wednesday, 25 May 2016

/ /
 Klik disini dong

Seperti yang kita tahu, para blogger sekarang sedang dilirik banyak brand dan kemudian brand-brand berlomba-lomba ‘menyunting’ para Blogger. Dan siapa bilang alexa itu nggak penting untuk dirampingkan? Walaupun ada istilah, tetaplah menulis jangan memikirkan alexa. Tapi kayaknya kita juga perlu memikirkan ini, sebab ada beberapa pengiklan yang menginginkan alexa ramping. Kalau badan ramping pasti suami kita yang pengen dong yak, eaaaa baper deh.. *turunin berat badan ah*

Tuesday, 24 May 2016

/ /



Sebelumya ada yang udah baca napak tilas perjalanan saya ke KL ini blom? Pasti banyak yang bertanya-tanya, kenapa saya nggak bawa Naqib? Atau nggak sama suami aja perginya? Karena kan kecenderungan orang suudzonnya digedein *alias cuma ngeliat luarnya aja* padahal nggak tau banyak lika-liku sebelum saya berangkat. Nah yuk, baca napak tilas saya sebelum ke KL sebelum nyebur ke sini, Klik disini

Itinerary & budget Selama 3 hari

Day 1.
Pagi-pagi sekali saya sudah menuju Damri, sekitar jam 7 janjian dengan mba Wiek dan Ubhay, karena pesawat akan take off  pukul 11.30, untung saya tinggal di Bekasi, kalau saya tinggal di Depok atau Bogor nggak kebayang kudu dari rumah jam berapa.
/ /


Little India menjadi destinasi akhir perjalanan saya waktu ke Kuala Lumpur sebelum akhirnya balik lagi ke Tanah Air. Waktu yang mepet memaksa saya dan kawan-kawan untuk mempercepat langkah walau kaki udah kayak gedebog pohon pisang sangking gedenya wkwk..
Setelah dari dataran merdeka, kita kebingungan nyari Transportasi menuju Little India ini, sebab lokasi Little India ini yang menyempil dan nggak bisa cuma bilang, “Disono, disono” langsung tring nyampe.
Untung aja kita nemu  mahasiswi manis yang menjelaskan kalau mau ke Little India naik MRT dan turun di KL sentral, nah dari situ tinggal jalan kaki aja menuju The Little India. Okelah ya, akhirnya kita ikutin petunjuk si gadis manis itu. Mudah-mudahan nggak nyasar.

Sunday, 22 May 2016

/ /

Sebagai ibu-ibu rumah tangga, berkecimpung di dapur bisa bikin muka jadi kucel dan kusam karena asap masakan, belum lagi kecipratan minyak bisa bikin muka tambah berjerawat. Selain jerawat masalah utama saya adalah komedo. Komedo itu terbentuk akibat banyaknya lemak dan sel kulit mati yang menimbun di wajah, nggak banget kan? Wah kalau sudah begini saya harus cari cara mengatasi komedo nih, gawat kalau dibiarkan.
Dari hasil googling, saya berhasil menemukan Cara mengatasi komedo dengan cara alami, berikut hasil penelusuran saya.

Saturday, 21 May 2016

/ /
Kita menginap di sini
Sampai 2 hari menjelang keberangkatan saya ke Malaysia, saya belum dapat hotel karena begitu banyak drama di dalamnya, kalau baca cerita saya tentang drama pemesanan hotel di postingan lalu pasti tau, bagaimana dag-dig-dugnya kami menghadapi kenyataan kalau kita kesusahan cari tempat  menginap. Karena teman-teman saya ngerasa nggak nyaman kalau harus sharing kamar mandi dengan laki-laki atau penghuni kamar lain.
/ /

Kalau di Indonesia Dataran Merdeka mungkin seperti Lapangan Merdeka kali ya, soalnya yang saya lihat begitu sampai di lokasi Dataran Merdeka ini selain bangunan-bangunan tua, saya cuma ngeliat lapangan hijau luas membentang. Oooh, iya, berarti Dataran itu artinya Lapangan. Dan dataran merdeka sendiri bukan nama jalan di kawasan heritage itu, jadi dataran merdeka sering disebut orang untuk menandai lokasi terdapatnya bangunan-bangunan tua di sana. Catet ya, disitu nama jalannya Jalan Raya, bukan Jalan Dataran Merdeka.
/ /

Selain di China Town, Pasar Seni atau yang lebih dikenal Central Market (kasturi walk) adalah pusat oleh-oleh yang ada di Malaysia, disini nggak hanya menjual oleh-oleh sebagai tanda kamu pernah ke negeri Jiran, kayak landmark, gantungan kunci, kaos-kaos dll. Tapi kamu juga bakalan nemu oleh-oleh khas negara lain, seperti kawasan Timur Tengah dan Asia. Bahkan saya nemu kios khusus Indonesia loh yang menjual barang-barang dari berbagai daerah di Indonesia, iyaa.. mereka jadi satu dalam satu toko. Byuuuh bener-bener Bhineka Tunggal Ika wkwk

Friday, 20 May 2016

/ /


Cape ya baca judunya, kebanyakan ‘Z’nya wkwk.. ya emang gitu di Malaysia kebanyakan ejaan bahasa inggris ditulis sesuai lafalnya kayak Fashion jadi fesyen, bicycle jadi basikal nah Musik dalam bahasa inggris kan dibaca jadi myuzik, mungkin mengikuti terjemahan bahasa inggris juga kali ya.
/ /


Jaga hutan kita

Masuk ke sini berasa masuk ke kebun raya Bogor versi sangat mini. Di taman eko rimba Kuala Lumpur ini kita bisa melihat berbagai macam spesies tanaman di asia, tanaman itu dibudidayakan disini. Saya mah nggak ngerti yah jenis-jenis pohon yang dibudidayakan itu kayak apa *kayaknya kalau ngajak bapak dan suami saya bakalan nyambung ke sini :D*, tanaman-tanaman itu punya tempat khusus di sisi kanan dan kiri ketika kita ingin naik ke Canopy bridge
/ /

Suka lihat orang foto dibelakang patung dewa Hindu yang gueeeedeeee di Malaysia? Itu dimana sih sebenernya? Nah, saya waktu sebelum datang ke Malaysia juga punya pertanyaan serupa, ini patung lokasinya dimana, jauh nggak dari Malaysia? Dan waktu ke Malaysia, tempat ini menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam list saya.

Sunday, 15 May 2016

/ /
Sebetulnya saya nggak begitu excited pergi ke KL ini dari segi harga, karena harga tiketnya setengah harga perjalanan saya pulang kampung dari Ambon-Jakarta. Coba aja bayangin, untuk sekali pulang dari Ambon menuju Jakarta, harga tiketnya Rp.1,1jt itu kalau dapat tiket promo, kalau lagi ‘apes’ harga tiketnya bisa nambah 200-400rb, nah sedangkan saya ke KL ini, pulang-pergi 776.500rb, dan itu tiket umum, kalau semisal saya dapat harga tiket promo lebih nangis darah lagi, teman saya PP dari KL menuju Jakarta bisa dapat harga murah sekitar 200rban, itu artinya dalam sekali perjalanan pulang saya dari Ambon menuju Jakarta dan balik lagi saya bisa pulang pergi kuala lumpur 4x T_T… Sudahlah ya itu dari segi harga, kalau dari segi pengalaman saya excited banget. Sebab ini perdana saya ke Luar negri, walaupun cuma ke negeri tetangga. Tapi kan judulnya ke luar negri :D

Saturday, 14 May 2016

/ /


Bunda, bedak bayi apa yang anda pakaikan untuk anak anda dirumah? Apakah anda membeli produk hanya melihat harga murahnya saja? Nah, sebelum melihat harganya, yuk memilih bedak bayi yang sesuai untuk kulit bayi.
Kulit bayi sangat sensitif, oleh sebab itu kita tidak bisa memberinya sembarang bedak bayi, untuk Naqib misalnya, saya memakaikan JOHNSON’S® blossoms baby powder untuk kulitnya, selain memiliki Wangi Bunga Segar yang harumnya tahan lama bedak bayi ini sangat lembut sehingga cocok untuk kulit sensitife sekaipun. Semenjak produk ini lounching saya iseng mencoba dan ternyata wanginya memang nggak nguati je, enak banget. Saya sampai suka nyiumin anak saya sendiri sampai dia merasa jengkel.
Oh iya, dalam memakaikan bedak bayi kita juga harus memperhatikan tehniknya. Jadi pakai bedak juga ada tehniknya Bunda Manda? Ya ada dong, simak ya.. J

Thursday, 12 May 2016

/ /



Ini kali ke dua saya booking hotel via Traveloka, yang pertama waktu saya liburan ke Bogor sekalian nemenin suami presentasi hasil studi S2nya di Pusdik Kehutanan Bogor. Saya menginap di Amarossa grande, via Traveloka saya dapat harga sekitar 850ribuan, pas banget musim liburan makannya muahaaaal, pengennya nyari hotel yang lebih murah tapi nggak dapet dan nggak ada fasilitas kolam renangnya, karena Naqib pengen banget berenang. Semua hotel penuuuuh, namanya juga Bogor. Dan karena hotel baru ya sekalian nyicipin :D, sorenya Naqib renang, ndilalah besoknya badannya anget T_T, huaaa… alamat nggak bisa ganti hotel ini mah, terpaksa perpanjangan, dan untuk kamar yang sama, perpanjangan via hotel kena tarif 920ribu. Alahmak, kenapa di Traveloka lebih murah ya? Saya mikir, Traveloka dapet untung dari mana kok tarifnya bisa dimurahin dari harga hotel dan nggak ngambil fee sama sekali dari transaksi kita.

Tuesday, 10 May 2016

/ /

Dua minggu yang lalu saya pulang kampung meninggalkan tanah Maluku menuju Jakarta. Dari ketinggian 10.000 kaki saya melihat keindahan tanah raja-raja ini begitu mempesona, hijau, biru dan bening sekali lautnya. Pesawat pun melesat..seeeet, melewati perairan Sulawesi, masih sama juga biru lautnya dan begitu hijau pulaunya. Tiga setengah jam saya mengangkasa, dan kemudian tibalah waktunya untuk mendarat, saya lihat dari atas ketinggian, kota Jakarta dengan segala kepadatan yang masya Allah, saya lihat pembangunan dimana-mana. Saya curiga ini, 30 tahun lagi kalau Jakarta terus mengadakan pembangunan, bisa-bisa begitu kita buka pintu rumah itu sudah masuk rumah orang sangking padatnya.

Wednesday, 4 May 2016

/ /

Ini si Manda bikin tulisan, dodol apa cuma emang nyari pengunjung sih? Ya jelaslah kalau bikin paspor nggak pake KTP mana bisa! -_- Kenapa nggak bisa? Buktinya saya bisa tuh, hah? Makannya baca dulu, jangan nyinyir dulu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...