Menu

Saturday, 9 February 2019

/




“Bang beli odol bang.”
“Odol apa?”
“Pepsodent”
Kemudian terjadilah transaksi jual beli. Berpuluh tahun saya baru menyadari kalau yang namanya odol adalah nama merek, tapi kita sangat familiar dengan penyebutan odol, “Mau beli odol ah”, kalau dipikir-pikir emang masih ada yang jual pasta gigi merek odol? Secara odol itu merek yang tercipta sejak jaman kolonialisme Belanda, jadi saya rasa sudah nggak ada, itu kan merek lama, tapi kemudian nama benda tersebut menjadi populer seolah-olah barang tersebut adalah jenis benda. Dan ternyata, hanya di Indonesia barang-barang dibawah ini disebut dengan nama merek bukan jenis barang, lucu sih ternyata bangsa kita lebih mengenal nama produk daripada jenis produk jika ingin beli sesuatu. Barang-barang itu apa aja sih ya?


1.      Popok
“Laaah bocah nggak dipakein Pampers, nanti ngompol loh”, lalu si emak mengambil diapers merek Sweety.
“Bang beli Pampers!”
“Merek apa?”
“Mamy poko”
Kalau dipikir-pikir, ini tuh percakapan yang sangat absurd ya wkwk, beli Pampers tapi ditanya merek apa. Lah bocah ngapa yak? Kalau menyadari penyebutan Pampers seharusnya adalah popok atau diapers, kita bilang ke penjual pengen beli Pampers kudunya mah ngakak. Karena pengen beli Pampers dikash Mamy Poko. Tapi sebenernya penyebutan Pampers ini nggak sengaja malah mendobrak penjualan barang loh :D

google
2.      Pembalut
Inget pembalut mamak-mamak jaman dulu yang bernama Softex? Yang serupa kain kasa panjang ukuran night dan isinya adalah kapas. Dulu pakai pembalut model ini sangat tidak nyaman, karena sudah dipastikan akan tembus kemana-mana. Selain itu kainnya sangat tidak lembut, jika haid datang maka itu adalah hari paling tidak nyaman sedunia. Saya sempat nih merasakan pembalut ini sebelum inovasi-inovasi pembalut datang bersaingan, sekarang penyebutan Softex sangat populer jika ingin membeli pembalut. Tapi mulai banyak yang sadar sih bahwa Softex itu merek, dan ‘pembalut’ sudah sering dipakai jika ingin membeli barang tersebut.

buka lapak
3.      Air mineral
Sebelum banyak bermunculan air mineral lainnya. Merek Aqua adalah yang juara pada jamannya. Sehingga penyebutan Aqua pun jadi sangat populer dikalangan semua orang, bahkan ketika akhirnya bermunculan merek-merek air mineral lainnya. Aqua tetap jadi juara, seharusnya Danone bangga nih ya hehe.. “Bang Aquanya berapaan?” yang ditunjuk Le Minerale. Sungguh pasti mereka sakit hati :D

buka lapak
4.      Cat Semprot
Saya juga baru tau kalau Pylox adalah nama barang bukan jenis barang haha.. gara-gara orang-orang yang suka coret-coret lebih sering menyebut Pylox daripada cat semprot, “Ah gue mau beli Pylox buat ngecat motor”, belum pernah kan denger, “Ah gue mau beli cat semprot dulu” belum pernah denger kan? :D

nippon
5.      Megafon atau pengeras suara berbentuk corong
“Ih suara lu kayak Toa, nyaring banget” saya pikir dulu yang namanya Toa itu jenis barang. Gara-gara baca sesuatu, saya baru tau kalau Toa adalah nama barang. Benda ini diciptakan Jepang pertama kali dan masuk ke Indonesia tahun 1949, ya pantes aja masyarakat kita lebih memilih nama yang lebih singkat ‘Toa’ daripada ‘Pengeras suara’.

 
buka lapak
6.      Sepeda motor
Jaman dulu, sebelum sepeda motor belum berkembang seperti sekarang orang lebih senang menyebut sepeda motor itu dengan sebutan ‘Honda’, “Naik apa kesini?”, “Naik Honda” gyaa… walaupun memang bener sih mereknya Honda tapi untuk penyebutan merek pada jaman sekarang Honda itu kayaknya udah nggak lazim lagi, sebab sudah banyak bermunculan merek sepeda motor seperti Satria, Supra, dan Honda sendiri pun beranak pinak kan?

liputan 6

7.      Pompa Air
“Ah Sanyo gue dirumah rusak” wkwkwk.. iya sih emang Sanyo itu pelopor pompa air, tapi malah jadi kata-kata paling populer dalam penyebutan pompa air :D, sampai sekarang pun Sanyo menjadi kata-kata yang masih sangat populer dalam mendeskripsikan sebuah benda. Apalagi kalau dirumahnya pasang pompa air merek tersebut kan?
blibli

8.      Snack berperisa
Tau nggak yang saya maksud apa? Dialah.. jeng..jeng! Chiki :D padahal Chiki adalah nama merek bukan jenis barang.  Saya pun sampai sekarang menyebut snack tersebut dengan sebutan Chiki wkwk, Chiki memang pelopor snack berperisa, sejak saya masih kecil Chiki sudah sangat familiar, selain Chiki ada merek Cheetoz yang kalau nggak salah barengan munculnya. Tapi sampai saat ini Chikilah yang menjadi sangat populer disebut dikalangan anak-anak.

tentik

9.      Highlighter
Familiar nggak dengan penyebutan Highlighter? Enggak? Sama.. saya lebih familiar dengan penyebutan Stabilo, padahal Stabilo adalah nama merek hihihi..”Aduh, stabilo gue mana ya?” rasanya nggak asing kan ya daripada, “Aduh highlighter gue nggak ada” asing, sumpah asing banget.

stabilo

10.  Celana Jeans
“Maaaah, lepis saya kemana?” tau yang saya maksud? Adalah celana jeans. Jaman saya kecil celana biru yang berat dan susah banget dicucinya itu disebut dengan lepis, padahal tinggal bilang celana panjang aja kok susah bener :D, tapi sekarang penyebutan lepis kayaknya udah tergerus karena sudah banyak yang paham dengan penyebutan Jeans.

ebay
Itu dia beberapa barang yang sangat absurd disebut jika sudah sampai di Indonesia, ada lagi yang mau nambahin?

20 comments:

  1. Jadi ketawa sendiri mbak bacanya. Dan beberapa baru sadar kalau itu ternyata mereknya..

    Salam kenal, Mbak... 🙂

    ReplyDelete
  2. Ada lagi. proyektor yang lebih sering disebut INFOCUS. Padahal infocus nama merek hehe

    ReplyDelete
  3. senyum-senyum sendiri bacanya, kok bisa ya kita nyebutnya merk disemua barang rata-rata sih, paling sering sih nyebut aqua biar singkat dari pada bilang air mineral hahaha

    ReplyDelete
  4. Emang kdng suka kalah kaprah.. Jd malu. 😊

    ReplyDelete
  5. Indomie kak...kadang2 masih nyebutnya merk, bukan mie instan 😬

    ReplyDelete
  6. Ngakak saya bacaa ini mbaaak, iyaa jugaa ya uda kebiasaan nyebutnya pakai nama brand sampai ndak nyadar nama barang aslinya hehehe nice sharing mbak manda 😂😂

    ReplyDelete
  7. Apaaa? Jadi odol itu nama merek? Aku pikir sinonim dari kata pasta gigi, huahahaha. Kita di sini emang lucu ya, nyebut nama merek sebagai nama benda pada umumnya, yang paling sering ditemui sih emang aqua tuh, hebat banget deh danone brandingnya :P

    ReplyDelete
  8. Wah betul juga tuh. Aku sering banget dengerin yang mau beli aqua padahal bukan beli aquanya

    ReplyDelete
  9. Wah kalau yang satu ini aku biasanya juga bilangnya stabilo bukan highlighter :D

    ReplyDelete
  10. Wah betul banget tuh terkadang saya juga nggak sadar sayah menyebutkan wkwk

    ReplyDelete
  11. Haha lucu juga ya terkadang kalau kita nggak sadar menyebutkan merk bukannya produknya

    ReplyDelete
  12. Ada sebagian yang sadar dan sebagian yang engga sadar sih. Misal odol aku baru tau kalau itu merk ternyata. Ngakak euy tapi yang paling sering denger ya aqua, bukan beli air mineral tapi beli aqua merknya ades (eh kok jadi sebut merk?) wkwkwk :D

    ReplyDelete
  13. Wkwkwk kok jadinya ketawa sendiri ya. Tapi kalau pas saya di Bengkulu aqua gak terlalu terkenal malah merek lokalnya macam "kitaro", "mas" dsb

    ReplyDelete
  14. satu lagi, indomie. kadang kalau beli mi instan nyebutnya pasti indomie. aku juga sampai sekarang kadang masih menyebut nama-nama merk itu. mungkin karena merk-merk itu yang pertama muncul untuk produk tersebut jadilah nempelnya ke dia melulu

    ReplyDelete
  15. Ini sih udah salah kaprah emang mbak, aku juga familiar bgt dengan kesalah kaprahan ini hahahha, beli ciptaden aja bilangnya pepsoden kan? hahhaa

    ReplyDelete
  16. haha benar banget,,sekilas jadi nostalgia juga dengan barang2 itu...

    ReplyDelete
  17. iyaa rata2 diatas sama seperti yang saya ucapkan biasanya. ngakak sendiri bacanyaa.. wkwkwkwk

    ReplyDelete
  18. yg blm bisa aju ilangin, penggunaan kata toa, trus stabilo. dulu pas msh di aceh, kata2 honda ama softex itu kuat banget. mau apapun merk motornya, pasti disebut honda kalo di aceh :p. juga softex.

    baru setelah pindah jkt, aku mulai bisa ngebiasain ga pake kata2 itu lg :D. kuat banget memang brandingnya yaaa. sampe orang2 bener2 cm inget kata2 td

    ReplyDelete
  19. Itulah kekuatan brand sangat presuasif dan reminder banget...

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...