Menu

Wednesday, 17 October 2018

/





Sudah menjadi cita-cita para ibu yang tengah memiliki bayi, ingin menyusui bayinya sampai usia 2 tahun, menyusui adalah moment yang paling ditunggu-tunggu ibu yang tengah mengandung karena menyusui dapat membangun kedekatan antara ibu dan anak, menyusui pulalah yang membuat anak merasa membutuhkan ibunya. Namun ditengah-tengah perjalanan menyusui seringkali kita mendengar banyak keluhan para bunda, apakah itu? para bunda tersebut terkena Milk Blister. Pasti ini kosa kata baru yang Bunda dengar ya?

Sama, ini juga pertama kalinya saya mengetahui kosa kata Milk Blister, namun setelah banyak membaca dan mencari referensi saya baru mengetahui bahwa milk blister adalah jerawat kecil yang muncul di sekitar putting susu, waduh ini sakit banget kan? Jika jerawat yang terdapat di muka saja sakitnya luar biasa, bagaimana yang terdapat di putting susu dan akan bersentuhan dengan mulut bayi pada jam-jam tertentu. Jangan sampai menyusui jadi momok menakutkan bagi para ibu gara-gara Milk Blister ini.
Milk blister, seperti pada umumnya jerawat yang terdapat di muka, memiliki cairan berwarna putih kekuningan atau bahkan nanah. Saya lupa persis ketika menyusui Naqib apakah pernah terkena Milk Blister, tapi yang jelas ketika menyusui Naqib saya pernah merasakan sakit yang luar biasa di daerah putting susu, -wah jangan-jangan ini Milk Blister ya, hehe- dan lupa berapa lama saya mengalami Milk Blister. Tapi Bunda, rasa sakit akibat terkena Milk Blister ini akan hilang dengan sendirinya ketika kita melihat raut wajah bayi yang tengah pulas menyusu.


Apa penyebab Milk Blister?
Milk Blister disebabkan oleh penyumbatan ASI pada payudara, selain itu ada penyebab milk blister yang lain, yakni ketika lecet saat proses menyusui, baik karena posisi pelekatan yang kurang tepat di mulut bayi atau ketika bunda memompa ASI terlalu kencang. Nah, ketika putting susu ibu lecet, maka kulit akan membentuk lapisan baru dan menutup saluran ASI. ASI yang tidak dapat keluar dan tertutup lapisan kulit baru inilah yang menimbulkan benjolan kecil bernama Milk Blister. Tapi ya bun, walaupun kecil Milk blister ini sakit sekali loh. Yah, seperti jerawat muka pada umumnya sakitnya gimana sih, duuh.. nyeri banget kan?

Bagaimana cara mengobati Milk Blister?
Dulu seingat saya, ketika putting susu terasa sakit saya mengolesinya dengan minyak kelapa, lalu dilap ketika hendak menyusui Naqib, namun dibawah ini ada beberapa yang dapat Bunda coba dirumah ketika mengalami Milk Blister diantaranya :

1.  Pakai baju yang lembut dan jangan ketat, sehingga payudara tidak terasa tertekan, jika memakai baju yang ketat hanya akan menyiksa payudara Bunda sebaiknya jangan lakukan.
2.      Kompres payudara dengan air hangat ketika selesai proses menyusui bayi
3.      Jangan pakai bra yang mengandung kawat sehingga payudara yang terkena Milk Blister tidak terasa sakit, pakai bra yang berbusa dan lembut sehingga membuat payudara terasa nyaman
4.   Selain memakai minyak kelapa, Bunda bisa mencoba memakai minyak zaitun di seputaran putting, tentunya setelah menyusui bayinya ya Bun sehingga bayi tidak terhisap minyak tersebut, jangan lupa membasuhnya dengan air hangat

Konon katanya jika terus disusui Milk Blister akan sembuh dengan sendirinya, namun jika tidak kunjung sembuh, Bunda bisa konsultasi dengan dokter laktasi. Yang pasti, jangan pernah mengeluh ketika menyusui bayi, karena itu adalah anugrah yang tidak dimiliki oleh semua ibu.

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...