Menu

Friday, 21 April 2017

/

Sudah berkunjung ke Ambon nih ceritanya, tapi bingung mau nyari oleh-oleh apaan buat dibawa pulang kembali ke daerah asal. Di Ambon banyak oleh-oleh yang bisa dibawa pulang kok, dan semuanya pasti pengen kamu bawa pulang termasuk lautnya yang bening qeqeqe.. Dibawah ini ada list beberapa oleh-oleh ‘inti’ yang dapat kamu bawa pulang dan menandakan kamu sudah pernah singgah di Maluku. Cekidot


Kayu putih
Di Maluku tepatnya dipulau buru terdapat banyak tanaman kayu putih. Dan kayu putih yang berasal dari Maluku adalah kayu putih kualitas super, karena selain hangat, kayu putih ini bisa diminum. Lah iya, kayu putih kan berasal tumbuhan kayu putih dan kayu putih yang dijual di Maluku langsung diambil dari sumbernya yaitu pohonnya, jadi ya bisa diminum. Selain itu, kayu putih dari Maluku wanginya sangat harum beda sama yang dijual di pasaran, untuk harga, kayu putih ini dijual antara Rp.80-300ribu perbotol.

sumber : theambonmaniseshop.com


Besi Putih
Kamu tau sejarah besi putih di Maluku? Yang menjajah Indonesia kan nggak cuma Belanda, bangsa Eropa lainnya juga ikut andil dalam memperebutkan rempah-rempah di Maluku, mereka berusaha saling menguasai rempah-rempah yang saat itu berpusat di Banda. Bisa dibilang antar negara bertarung memperebutkan kekuasaan untuk menguasai fuli dan pala. Karena perang itu nggak sedikit kapal mereka yang akhirnya jatuh gugur tenggelam dan terkubur dibawah lautan Banda bertahun lamanya. Kemudian, masyarakat Maluku mencoba memanfaatkan besi-besi yang terkubur tadi diasah, ditempa dann dibentuk sampai akhirnya mereka menemukan besi putih ini untuk dijadikan perhiasan.
Besi putih Maluku-Maluku Utara punya tekstur yang khas, lembut, halus, yang saya takjub besi ini nggak bisa karatan. Nggak ngerti juga kenapa. Saya loh punya besi putih, dipakai bertahun-tahun nggak karatan walaupun dipake mandi, nyuci, main di laut dll, eh bahkan banyak yang ngira besi putih yang saya pakai adalah emas putih sangking indahnya. Harga besi putih masih cukup terjangkau, berkisar dari 100-300ribu



Kerajinan kulit mutiara dan Mutiara
Karena kota pesisir, sudah pasti Ambon terkenal dengan hasil lautnya. Salah satunya adalah mutiara, nah di Ambon nggak cuma mutiaranya aja yang dijual, tapi cangkangnya juga dibuat kerajinan tangan. Konon katanya di Ambon dulu ada sekitar 300 pengrajin kulit kerang, namun sekarang tersisa 100 pengrajin saja. Mungkin mereka nggak mewarisi keahlian mereka pada anak cucunya atau anak cucunya yang nggak mau belajar? Nggak ngertilah, yang jelas sekarang pengrajin ini jumlahnya semakin sedikit. Kulit mutiara yang bentuknya cangkang itu diasah dan dibentuk menjadi banyak pajangan dinding. Harganya mulai dari ratusan sampai jutaan rupiah

para pengrajin kulit kerang, sumber : kak Alida Bahaweres
sumber : http://visit.ambon.go.id
Selain itu jangan lupa pula membeli butiran mutiara khas perairan Maluku, kalau nggak mau beli yang mahal, di Ambon dijual juga kok mutiara air tawar, harganya nggak kurang dari 100ribu. Kalau tetep ngotot beli yang mahal ya nggak apa-apa. yaitu mutiara air asin, harganya sekitar 500-1jt rupiah perbutir





Rempah-rempah
Apa yang membuat bangsa Eropa kemudian berbondong-bondong datang ke Maluku, tidak lain karena produksi rempah-rempahnya yang melimpah ruah. Di Ambon, kamu bisa membeli asinan pala, bubuk kayu manis, cengkeh kering dan lainnya untuk di bawa pulang ke daerah asalmu. Bahkan cengkeh yang sudah dikeringkan di Ambon banyak yang dijadikan kerajinan tangan dan dibentuk sebagai hiasan dinding

Panen buah pala, sumber : Chandra kusuma w


Kue Sagu
Di Ambon selain subur tanaman rempahnya, juga banyaknya pohon sagu. Itulah akhirnya yang membuat banyak sekali makanan bertema sagu muncul di Maluku, sebut saja Papeda, Serut, Bagea, Kue sagu kenari dan banyak lainnya. Dan kue-kue bertema sagu rasanya juga nggak kalah dengan makanan dari daerah lain.

sumber :travel.idntimes.com/


Ikan Asar
Sudah tau kan kalau produksi ikan di Maluku melimpah ruah? Nah, salah satu oleh-oleh yang wajib kamu bawa pulang adalah ikan asar. Ikan asar ini tercipta dari proses ikan mentah yang dibumbui rempah-rempah dan diasapkan, rasanya nendaaaang. Sangking lakunya ikan ini untuk oleh-oleh, pemerintah setempat sampai membuatkan lokasi khusus untuk membeli ikan tersebut. Letaknya tak jauh dari jembatan terpanjang di Indonesia Timur, jembatan merah putih, harganya berkisar dari 50-100rb




Baju Kaos produksi Maluku
Jangan salah, di Ambon juga ada kaos yang diproduksi oleh tangan anak-anak Maluku, namanya Balagu, kaos Balagu ini sejenis Dagadu Jogja, punya meme-meme khas daerah. Tentu saja kaos Balagu memenya seputar Maluku. Dan kaos Balagu ini punya bahan yang lembut dan halus, sablonannya juga nggak gampang mengelupas kalau dicuci dengan mesin. Harganya berkisar antara 80-100rb perkaos


Dan itulah sedikit dari banyaknya oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang kalau datang ke Maluku. Nah, kalau kamu datang ke Ambon kira-kira pengen oleh-oleh apa?

27 comments

Wuihhhh butiran mutiaranya iihhhh bikin mata melekkk

Reply

Wahhh kayu putih aja harhanya lumayan, itu wanginya kayak apa ya mbak. Bikin penasaran :D

Reply

Hmm, sepertinya kulit mutiara bisa banget jadi pilihan oleh-oleh pas ke sana nih :D

Reply

Kalau minyak kayu putih udah pernah coba dari Mbak Manda dan bikin nagih, sekarang lagi ngidam mutiaaara

Reply

Kapan ya bisa ke Maluku? Budged dari Bengkulu ke Maluku lumayan ini. Tapi aku pernah lho kakn kue sagu dari Maluku mba, oleh-oleh dari teman. Trus dulu pernah beli besi putihnya, bagus sekali, mirip eemas putih.

Reply

Besi putihnyaaa yg aku pengeeen banget :). Makanya hrs bisa pokoknya ke ambon nanti.. Thn dpn insya Allah.. Kmrn liat besi2 putih yg kamu pajang di FB aku udh ngiler gilak mba. Tp pengennya beli sendiri supaya puas milih wkwkwkwkwm :D. Bisa kalap kayaknya

Reply

hahahaha....iya kan :D, harganya juga fantastis ya

Reply

Wangiii banget nggak ada yang ngalahin wanginya

Reply

asal kuat bawanya loh mba :D

Reply

udah punya juga :D

Reply

Karena aku big fans minyak dan herbs jadi pastinya kalau ke Maluku pulangnya bawa si kayu putih sama rempah-rempah nih, hmmm... Pasti beda ya sama rempah kering yg dijual disini :)

Reply

Iya, kalau dari Sumatra lumayan emang. Saya aja yg dari Jakarta melotot liat harga tiket hee..

Reply

Hahaha... ayo main ke Ambon, siapin duit yg banyak, krn wisatanya jauh2

Reply

Beda banget, rempah-rempah disini lebih wangiiiiii mba

Reply

Wah kalo begini jadi tau, mana tahu ke ambon nanti-nanti. pengen beli minyak kayu putihnya

Reply

Sungguh kaya Indonesia. Salah satu kekayaan Indonesia adalah Ambon, dengan rempah dan alamnya. Baca artikel ini ternyata banyak hal lain.

Reply

Ambon memang keren banget. Mau segala macam oleh-oleh pun ada. Hehehhe

Reply

Yes.. minyak kayu putihnya enak baunya kok ;)

Reply

Yes! Wonderful Indonesia gaes..

Reply

Iyo kk. Seng ada lawan too

Reply

Kok nggak ada pisang ambon, sih? Penasaran, apakah di ambon pisang ambonnya mudah ditemukan dan banyak variasi kulinernya

Reply

Justru disini makanan berbentuk pisang cuma pisang goreng, selama ini belum nemu pisang dimacam2in kyk diMakassar hee

Reply

Selalu dapat oleh-oleh minyak kayu putih dan besi putih, kalau ada keluarga dari Ambon. Tapi ituuuh, mutiaranya bikin mupeeeng.. hihihi

Reply

besok2 minta mutiara mba hehe

Reply

Wah bisa jadi referensi oleh-oleh nih kalau berkunjung ke Maluku :D

Reply

huum, boleh..boleh

Reply

ikan asar,,, pingin nyobain gimana rasanya

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...