Sunday, 30 April 2017

Tentang Keajaiban Shalawat


Sering kita mendengar celetukan, “Banyakin shalawat, biar keinginan kita qobul”, dan juga banyak sekali kejadian-kejadian diluar nalar yang nggak akan bisa kita mengerti tentang Kasih Sayang Allah. Belakangan ini saya menerapakan amalan ini, ‘perbanyak shalawat’ Suami saya juga berkata, “Banyak orang mengaku cinta pada Rasul tapi enggan bershalawat, tanda cinta kita pada Rasul adalah memperbanyak shalawat. Kalau kamu pingin ketemu Rasul di hari akhir, perbanyak shalawat” mungkin semenjak saat ini hati saya jadi tergugah, iya ya, saya ini mengaku cinta Rasul, cinta kalau hanya diucapin namanya gombal, pembuktian cinta adalah diucapkan dengan lisan, dibuktikan dengan perbuatan.


Semenjak tinggal di Ambon juga suami saya banyak bercerita tentang perjalanan Rasul. Membuat saya semakin kagum dan cinta pada sosok baginda kita itu. Semakin cinta, semakin saya ingin bertemu, cara paling bisa mengungkapkan rindu pada baginda adalah memperbanyak shalawat. Setiap hari saya menargetkan untuk membaca shalawat, jumlahnya dari puluhan sampai ratusan, jika sanggup saya akan sampai pada titik ribuan. Saya juga menargetkan dalam setahun berhasil shalawat sebanyak sekian puluh ribu, ini saya azzamkan menjadi amalan harian saya. Kalau sudah jadi amalan harian pasti tidak enak rasanya kalau tidak melakukan karena sudah menjadi kebiasaan.



Yang kita tau, katanya kalau memperbanyak shalawat kita akan mendapatkan keajaiban tak terduga,  dan ada satu hadist berbunyi “Setiap do’a akan terhalang, hingga disertai bacaan shalawat untuk Nabi Muhammad .” (HR. AI-Baihaqi, hadits hasan) itu mungkin sebenernya doa kita bisa saja terkabul setiap kita berdoa, namun bisa saja Allah menahannya karena sesatu hal, bisa karena kita banyak berbuat maksiat, ujub, sombong, iri dengki dan banyak lainnya, dan shalawat adalah salah satu kunci pembuka doa kita untuk dikabulkan. Ya bisa saja kita terlalu banyak meminta tapi malas memberi Allah, “Ya Allah saya pengen ini” tapi malas shalat, tapi malas shadaqoh dan lainnya, nah saya merasa mungkin saya masih kurang dalam hal memberi ini, jika saya tak punya harta lebih bingung saya mau infaq apa, saya masih suka ketiduran sehingga saya lupa tahajud, kadang tilawah pun tidak tiap hari, salah satu amalan yang paling mudah bisa saya beri untuk Allah adalah shalawat, ini bisa saya ucapkan dimana saja, kapan saja kecuali saya di dalam kamar mandi. Dan semenjak saya mengamalkan shalawat ini banyaaaak sekali kejadian tak masuk akal sebagai bukti tanda-tanda kebesaran Allah pada saya.



Pernah disuatu bulan, keuangan kami menipis, gajian masih lama, suami tidak ada dinas luar, saya pun sedang tidak ada job menulis, kalaupun ada pasti bayarannya tidak saat itu juga, sebagai orang yang hidup di tanah rantau dan sangat amat jauh dari keluarga , tentu saja saya bingung harus apa dan bagaimana agar mendapatkan rezeki lainnya. Kemudian  saya teringat, saya harus memperbanyak shalawat lebih dari yang saya ucapkan setiap harinya, saya buat menjadi 3x lipatnya sembari berdoa “Ya Allah, tolonglah kami, keuangan kami menipis, berhutang bukan jalan keluar yang baik, turunkanlah rejeki untuk kami dari arah yang tak disangka-sangka”. Nggak disangka, keesokan harinya, suami saya disuruh guru mengajinya untuk menemani perjalanan dakwah beliau, pulangnya suami saya dipaksa untuk mau menerima uang sebanyak satu juta rupiah. Ya Allah saya lemas..


Pernah juga,
Suami saya, mengajukan pindah ke Jakarta pada bulan Januari, perkiraannya, pada akhir Januari atau awal Februari kami sudah pindah, karena bukan hal yang sulit untuk mengajukan pindah dengan cepat di kantornya. Namun kecintaan saya pada kota Ambon membuat saya menolak keras dalam hati, “Ya Allah kenapa harus pindah secepat itu beri saya waktu untuk bisa menata hati dan mempersiapkan diri agar bisa mudah pindah tanpa beban” saya sedih bukan kepalang, banyak sekali kenangan yang nggak mudah saya lupain di kota ini, maka saya berdoa, “Mudah-mudahan saya pindah bulan Mei atau April, Ya Allah tolonglah saya, saya masih ingin berkelana di Ambon ini” itu doa saya, saya mulai memperbanyak shalawat setiap harinya, saya fokuskan doa ini, sampai suami saya mengabarkan ada kendala di kantor pusat sehingga kepindahan  kami di tunda, dan betul saja, saya pindah sesuai doa yang dihajatkan pada bulan ‘APRIL’ padahal jauh banget ya antara bulan Januari ke April. Mungkin ini keajaiban shalawat yang saya lantunkan setiap hari. Padahal juga bukan hal yang sulit membuat suami saya pindah secepat kilat, tapi keajaiban shalawat menghalangi semua ini. Atuh mah shalawatnya minta nggak usah pindah sekalian kali ya, wkwk…*kemudian saya digetok batu orang-orang yang menunggu kepindahan kami*


Keajaiban shalawat yang lain
Pernah di suatu hari saya bershalawat memohon rejeki dari Allah, padahal saat itu saya tidak punya job apa-apa, apa yang mau dibayar pada saya kalau saya tak memiliki job. Di hari itu saya fokuskan shalawat setiap menyelesaikan satu pekerjaan rumah saya shalawat sebanyak 60x, tidak disangka hari itu saya bisa bershalawat sebanyak 800x, malamnya sebuah pesan di Whats app masuk isinya mengabarkan kalau saya mendapat reward atas kegigihan saya dalam mengisi blog, hadiahnya sebuah plakat dan voucher 300ribu rupiah. Sampai kemudian saya terduduk, nggak ada angin nggak ada hujan, kok saya yang dapat ini? Masya Allah keajaiban shalawat.
                 


Ada lagi
Karena kepindahan kita, membuat gaji suami masih belum stabil terurus di kantornya yang sekarang, alhasil gajinya akan dirapel sampai bulan berikutnya setelah bulan depan, itu artinya, bulan depan kita tidak menerima gaji. Tentu saja saya pusing sebab pindah saja sudah menghabiskan banyak biaya, bagaimana kalau sampai tak gajian. Kemudian saya memohon hajat pada Allah jangan sampai kita tak makan bulan depan gara-gara tak gajian, eh masya Allah, di akhir bulan ketika kantor suami saya mengadakan acara suami saya mendapat dooprize 2juta rupiah. Ini mungkin terkabulnya doa saya sehari sebelum dia berangkat, “Ya Allah, karuniakan rezeki untuk suami saya” saya banyakin shalawat dan tak diduga masya Allah T_T..

kejutan yang bikin sujud syukur
Dan masih banyak keajaiban shalawat yang tak bisa saya sebutkan lagi, betapa mudahnya Allah mengabulkan hajat-hajat saya hanya dengan memperbanyak shalawat
                                                 

Apa shalawat yang saya baca?
Tak panjang, hanya Shallallahu ‘Ala Muhammad setiap hari setiap saat, ini shalawat yang paling mudah diucapkan dan diterapkan. Lalu apakah saya membaca shalawat hanya karena ingin mendapat rejeki, setelah dapat rejeki saya nggak baca shalawat lagi? Nggak, dapat nggak dapat rejeki saya tetap bershalawat, karena saya ingin sekali mimpi ketemu Rasul, dan shalawat sudah terbiasa saya ucapkan setiap harinya, nah kalau saya nggak shalawatan kayak ada yang hilang ya itu tadi karena sudah jadi kebiasaan. Shalawat juga menjadi penyemangat dalam hidup saya setiap hari. Dan sebab shalawat hidup saya kemudian semakin ringan, tugas-tugas saya seolah ringan, yang jelas shalawat menjadi obat keputus asaan saya setiap hari

Jadi, jika kamu ingin lancar urusan hidupmu? Mari bershalawatlah.

48 comments :

  1. Masya Allah keajaiban yang Mba Manda dan suami terima berkat rajin shalawatan. Saya shalawat terkadang cuma pas selesai sholat aja. Harus lebih rajin lagi ya, terlepas dari doa akan terkabul atau enggak. Yang nggak terkabul pun itu yang terbaik kan ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Qobul nggak qobul shalawatan aja mba Nit, Insya Allah berkah :)

      Delete
    2. Dalam shalat memang ada bacaan shalawat. Namun bacaan shalawat tsb menyatu dgn shalat sehingga masih sedikit hitungannya. Sedangkan Rasulullah menyuruh kita memperbyk shalawat padanya agar dpt syafaat. Maka tentu jika ingin memperbyk shalawat kita hrs menambah bacaannya di luar shalat.

      Delete
    3. Iya, baca juga yang diluar shalat :)

      Delete
  2. Waw, sebelumnya selamat ya. Pembuktiannya shalawatnya luar biasa, memotivasi untuk tidak nyerah
    Terimakasih banyak :)

    ReplyDelete
  3. Masya Allah, makasih Mbak Manda udah diingetin hiksss terharuuu

    ReplyDelete
  4. Semoga kita semua mendapatkan syafaat dihari akhir nanti... Aamiin

    ReplyDelete
  5. Subhanallah..merinding Saya Mba
    saya sependapat dengan apa yg diutarakan mba Amanda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bisa diterapkan dlm kehidupan sehari2 ya mba

      Delete
  6. Sangat menginspirasi. Sebab aku sedang dilanda masalah untuk memilih sesuatu. Sedang halangan belum bisa istikharah. Semoga amalan ini bisa memberi ketenngan saat ini dan cukup petunjuk. Amin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga masalahnya cepet kelar ya Vindy ^^

      Delete
  7. Betul mbak, saya juga punya cerita seabrek tentang keajaiban shalawat sejak saya masih kecil. Bahkan paman saya pernah hanyut di sungai dan terbawa arus sampai jauh tapi dengan perantara shalawat dan kehendak Allah akhirnya selamat. Allahumma sholli alaa muhammad....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih Subhanallah, masya Allah pamannya ketemu berkat shalawat T_T

      Delete
  8. Lagi blog walking lihat postingan Mbak yang ini. Seneng sekali bacanya, terima kasih sudah berbagi, jadi pengingat juga udah diri sendiri. Xie xie Mbak, salam kenal, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga mba, semoga bermanfaat yah

      Delete
  9. Aihhh berasa disentil saya,mba. Padahal banyak sekali jalan agar disayangi Allah ya, tapi dasarnya manusia, senang sekali lalai.

    ReplyDelete
  10. Pagi2 baca begini, pikiran kyk lgs plong :).. Drpd aku bengong tiap pagi di kantor nunggu jam buka utk nasabah, mndingan shalawatan di musholla kantor :). Aku akuin, aku jg mah kurang klo soal shalawat ini mba.. Mau coba kyk mba, perbanyak lg bacanya tiap hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo semangaaat, biar main sering jalan2 keluar negrinya wahahaha

      Delete
  11. Saya shalawat ditengah- tengah kesibukan pekerjaan rumah juga kalau lagi rasanya capek banget. Dan rasanya lapang banget.Enteng Semuanya. Ibu mengajarkan dari kecil juga tentang hal ini. Alhamdulillah. Semoga keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT selalu ada dalam keluargamu ya mba . Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin... makasih mbak :) sama2 mengingatkan ^^

      Delete
  12. Saya shalawat ditengah- tengah kesibukan pekerjaan rumah juga kalau lagi rasanya capek banget. Dan rasanya lapang banget.Enteng Semuanya. Ibu mengajarkan dari kecil juga tentang hal ini. Alhamdulillah. Semoga keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT selalu ada dalam keluargamu ya mba . Amin

    ReplyDelete
  13. tidak diragukan lagi, shalawat memang mempunyai efek positif. saya sering tertolong dari hal-hal yang tak terduga. karena sering baca shalawat

    ReplyDelete
  14. waduh kalo udah ngmong tentang sholawat mah kyknya ga bisa pake logika,
    soalnya semua bisa terwujud

    ReplyDelete
  15. mbak minta nomer wanya dong, saya dewi mamanya afiqah dr kalsel 😊

    ReplyDelete
  16. mbak minta nomer wanya dong, saya dewi mamanya afiqah dr kalsel 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf mba, nomerku nggak bisa disebarluaskan disini hehe

      Delete
  17. Subhanalaah, cerita yang menginspirasi

    ReplyDelete
  18. Masya Allah luar biasa Mbak :') Saya jadi ingat ustadz Yusuf Mansyur yang selalu menggadang-gadangkan sholawat. Ternyata memang benar dampaknya kalo dikonsistenkan ya :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, aku dalam sehari selalu menargetkan sekian..sekian

      Delete
  19. Sharing yang bermanfaat sekali terutama bagi saya yang termasuk jarang bershalawat terimakasih sudah diingatkan dan menjadi cambuk untuk saya pribadi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, moga bisa bermanfaat ya mas :)

      Delete
  20. Halo mbak, seneng baca blog mba, sangat bermanfaat.. Btw,salam kenal mba, aku org ambon asli cuman lg merantau di yogya, baca blog ini jd kangen rumah di waiheruuuu :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. boleh mampir sering2 klo kangen dan baca postingan saya banyak2 ttg Ambon

      Delete
  21. Bagus sekali pengalaman solawatnya, insya Allah bagi yang suka bersolawat akan Allah beri jalan keluar dari segala kesulitan, dan saya juga mengalami banyak kejadian yang diluar nalar kita saya juga sudah hampir 3 tahun mengistiqomahkan solawat, dan subhanallah banyak sekali hal saya rasakan. Semoga Kita semua yang gemar bersolawat, dan cinta kepada rosulluloh mendapat ridho dan rahmat Allah dan kita semua bisa mendapat syafaat dari rosulluloh SAW, mudah2an rosul kenal sama kita semua dan kita semua bisa bersama dengan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat2nya. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiiiiiiiiin... apalagi yang kita harapkan di dunia ini selain bertemu dengan kekasih Allah di hari akhir nanti

      Delete
  22. Terima kasih mba atas sharing Sholawatnya... saya mendapatkan pencerahan untuk slalu istiqomah dalam bershalawat...

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)