Monday, 27 April 2020

Puasa Saat Hamil, Boleh Sih Asal Perhatikan Menu Seimbang Saat Sahur Dan Berbuka






Banyak ibu hamil yang khawatir dengan kesehatan janin dalam kandungan ketika tengah berpuasa, sebenarnya dalam agama, ibu hamil diperbolehkan tidak berpuasa, jika, saat mengandung mengalami mual hebat, pusing berlebih dan lemas. Tapi jika kondisinya memungkinkan, kenapa harus meninggalkan puasa? Misalnya tubuh dalam kondisi sehat, tidak demam, tidak pusing dan tidak mengalami flek. Pada dasarnya puasa itu menyehatkan badan, asal menu saat berbuka dan sahur mengandung menu seimbang untuk memenuhi kebutuhan harian ibu hamil. tubuh manusia membutuhkan 45 jenis zat gizi dimana separuhnya bersifat esensial, baik itu lemak, protein, vitamin maupun mineralnya.

Seperti sekarang ini saat saya hamil, ketika sahur saya mengkonsumi sayur dan protein hewani, perbanyak minum air, segelas susu dan tidak lupa mengkonsumsi vitamin. Begitupun saat berbuka, saya memperhatikan asupan karbohidrat yang masuk, jangan lupa juga makan buah-buahan, alhamdulillah puasa lancar seharian. Agar kandungan tetap baik-baik saja, saya juga mengurangi aktifitas dirumah, syukurnya ditengah pandemik ini suami hanya ditugaskan dari rumah, sehingga pekerjaan rumah ada yang membantu, karena bagi ibu hamil kebutuhan kalori yang masuk dan yang dikeluarkan harus seimbang. Apa jadinya kalau saya kebanyakan aktifitas, jadi untuk ibu hamil, antara aktifitas dan kebutuhan kalori tetap harus diperhatikan ya..

pixabay

Saat berbuka puasa
Nah ketika berbuka saya mengukur kemampuan perut saya, mungkin memang benar ibu hamil itu mudah sekali lapar, tetapi saya tidak makan banyak saat berbuka, hanya minum segelas teh, kurma, panganan ringan dan kembali minum vitamin, setelah shalat maghrib dan isya saya lanjut makan malam. Perut manusia punya kapasitas sendiri, apalagi untuk ibu hamil yang sering sekali mengalami mual, jika terlalu banyak makan yang terjadi adalah rasa mual yang bisa mengganggu ibadah shalat. Lagipula dalam berbuka kita dianjurkan untuk mengganti glukosa dengan panganan ringan terlebih dahulu karena setelah istirahat seharian tubuh butuh adaptasi dengan makanan yang masuk, kemudian bayangkan jika tubuh yang seharian istirahat dipaksa harus bekerja keras ketika berbuka, hal ini juga akan membahayakan kesehatan ibu hamil, maka dari itu saya tidak mau membahayakan diri saya dengan mengkonsumsi makanan berat saat berbuka. Ibu hamil pun harus memperhatikan ini ya, jangan menyiksa perut dengan makanan berlebih. Karena ibu hamil sangat rentan sekali hypertensi, gula tinggi dan migrain.

Tapi tahukah kamu?
Jangan berfikiran makanan dengan menu seimbang itu haruslah menu yang mewah, menu nenek moyang kita bisa loh dicontoh, Dengan nasi sepiring yang dapat mencukupi 60 persen dari seluruh kebutuhan kalori harian, sepotong ikan, daging, tempe, tahu, atau telur yang mewakili 20 persen protein, selebihnya kebutuhan akan lemak diperoleh dari minyak goreng, gajih, atau mentega itu sudah mencukupi menu seimbang, tentunya jika ditambah segelas susu. Simpel banget bukan? Jadi ketika berpuasa  menu nenek moyang diatas bisa dicontoh jika kamu sudah pusing memikirkan menu apalagi yang ingin diolah, dan ingin memenuhi kebutuhan kalori dalam sehari

Post a comment

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)