Menu

Monday, 16 April 2018

/


 Setelah bertahun-tahun lamanya saya menjadi blogger dan serius dalam 2 tahun ini menggarap blog ber-TLD yang belakangan menjadi trend di masa millennial saya mulai mengamati tingkah laku dari para pemburu berita online bernama blogger. Bagi saya blogger di masa sekarang ini sangat membantu masyarakat yang dikit-dikit buka web untuk mencari info, mulai dari kuliner, wisata, gaya hidup sampai kesehatan. Nggak sedikit dari mereka yang bangga dengan profesi ini, entah bangga karena blogger diakui dan di anak emaskan atau bangga karena bisa ngebantu masyarakat, tapi what ever lah wkwk.. mau gimana pun perasaan kalian sebagai blogger semoga dengan hadirnya kalian, masyarakat lebih tercerahkan dan terbantu lagi kedepan yah..

Nah karena menjadi blogger di masa sekarang ini sangat menjanjikan prospeknya, nggak sedikit kemudian orang berbondong-bondong ingin menjadi blogger. Waduh udah berasa ikutan Indonesian idol. Padahal untuk menjadi blogger yang menghasilkan itu nggak sebentar loh gengs, kamu butuh perjuangan dan kerja keras agar status blogger yang melekat di diri kita nggak hanya sekedar status, tapi lebih dari itu. Dengan orang mengenal kita sebagai blogger, orang berfikiran, kitalah penolong mereka.
Saya saja ngeblog dari 2009, dan orang baru merasakan manfaat blog saya beberapa tahun terakhir. Ga mudah memang, selain membangun kepercayaan di mata masyarakat saya harus membangun citra diri agar terlihat baik. Ini tentu saja saya cerminkan ketika saya datang ke event blogger, menerima job, menjaga hubungan baik antara saya dengan klien, membuat konten yang positif dan banyak lainnya yang semua itu nggak mudah huhuhu, Dilan aja mungkin nggak kuat haha..
Sebab banyaknya blogger yang mulai bermunculan, masing-masing dari kita ingin mendapat pengakuan dan ingin menunjukkan eksistensi diri di masyarakat *hayo bener nggak ni*, Karena ini semua, mulai muncul deh sifat-sifat yang bisa saya simpulkan dari cerita-cerita orang dan sepengamatan saya ketika bertemu mereka, kalau ada yang tersinggung dan merasa ini dirinya saya mohon ampun haha.. saya nggak bermaksud menyinggung kok *saya hanya menyimpulkan haha*, seringnya intensitas ketemu dan seringnya mengamati blogger-blogger yang datang ke acara, atau seringnya mengamati bahasan-bahasan yang sering seliweran di medsos saya jadi punya pandangan lain, dan berikut rangkuman dari tipe-tipe blogger tersebut.

Blogger Jailangkung
Tau jailangkung kan nggak diundang nggak dianter, menurut pengamatan temen saya yang datang ke lapangan. Ada tipe-tipe blogger seperti ini, nggak diundang ke acara/event, berusaha japri yang menyelenggarakan, melas-melas, mohon-mohon pengen ikutan. Bahkan di beberapa event temen saya kerap menjumpai blogger ini, ada blogger yang udah jelas-jelas nggak diundang, eh dia malah bawa kartu ajaib, ‘Kartu pers’ biar bisa masuk. Saya belum pernah menjumpai mereka, namun dari beberapa kabar teman yang suka jaga di bagian pendaftaran, blogger seperti ini banyak jumlahnya. Pernah loh saya jadi bagian penerima tamu pas sebuah event, temen saya wanti-wanti banget, “Hati-hati ada blogger kayak gitu. Kalau dia nggak bawa undangan jangan diizinkan masuk!” lah saya kan jadi takut yak wkwk.. untungnya nggak terjadi yang demikian selama saya menjaga buku tamu.

Blogger Tuyul
“Kak, aku sebel sama seseorang”
“Siapa?”
“Ada pokoknya, aku sebel banget sama dia. Dia ngambil job aku T_T”
“Kok bisa?”
“Iya, aku kan sudah jelas diterima event. Eh tiba-tiba aku dikeluarkan digantikan sama yang lain. Ini nyesek nggak sih?”
“Yodah rejeki nggak kemana”
“Tapi aku kesel kak, dia suka banget begitu. Orang itu suka ngedepak orang gitu dari job, nggak tau pake mantra apaan sampe bisa ngedepak orang. Kayak tuyul banget sih ngambil rejeki orang, kzl..kzl..!!” sering dapet curhatan begini, tapi saya nggak tau yang dimaksud orangnya siapa dan kayak apa. Moga-moga saya nggak ketemu orang-orang seperti ini. Ngeri juga, udah dapet duit eh job diambil haha…

Blogger kuntilanak
Di dalam dunia perbloggeran, nggak dipungkiri loh suka ada blogger model begini, mungkin kita nggak tau aja. Tau kan kuntilanak, hantu yang suka ngikik-ngikik sendiri dibelakang orang yang ketakutan. Nggak sedikit ada blogger yang model begini, di depan manis dibelakang ngikik alias ngomongin orang, “Eh blogger anu kan begini, begitu” ngomongin dengan urat leher tinggi. Etapi pas ketemu orangnya, kicep baiiiiik banget.
Disuatu kesempatan temen saya cerita hal ini, “Hati-hati sama si A, B, C, D, dia orangnya sirikan. Baik sih, tapi suka ngomongin orang yang lebih dari dia” nah kan saya jadi jiper diginiin, beneran takut kalau diomongin haha :D, Saya selalu ketemu blogger-blogger yang baik sama saya, tapi mudah-mudahan mereka ga ngomongin saya dibelakang yah :D
 
ini followers asli yah, jangan dikira beli... :D saya main instagram udah lama bngt dari 2011
Blogger Bebek
Kadang kan suka ada tuh ya di grup-grup blogger para penyebar job, entah review, event atau yang lainnya. Mereka kadang punya standar khusus untuk mengundang para blogger, misal PV sekian ribu, jumlah follower sekian ribu. Nah sebagai blogger seharusnya kita tau diri, kalau nggak sesuai kriteria ya jangan komen. Misal si klien pengen banget blogger dengan follower 5000, di kolom komen masih ada aja yang nyisipin biodata, padahal followernya kurang dengan tulisan, “Usaha dulu, daftar ya, kali dilirik” ya ampun menurut saya ini usaha yang sia-sia pake banget :D, kalo saya cukup tau diri, follower kurang malu banget daftar hehe.. beneran kayak bebek, cuek banget. Mendingan jaga attitude lah, rezeki nggak kemana kok mas, mbak :D klo kayak gini takutnya klien akan berfikiran kalau blogger A terlalu memaksakan diri, takutnya kita malah kena blacklist, kan serem.

Blogger kepingan debu
Ada yang menganggap blogger hanya kerjaan iseng, ada yang betul-betul mencari peruntungan dengan menjadi blogger. Ya, nggak dipungkiri banyak yang mendapat keuntungan dengan menjadi blogger, gaji mereka jika dikalkulasi bisa ngalah-ngalahin gaji PNS. Makannya kemudian muncul blogger-blogger yang saya sebutin diatas, banyak yang kepingin jadi blogger karena sebatas mengharap honor tapi jangan ditanya isi blognya kayak apa :D Ancuuuur hahaha… mereka nggak mau usaha lebih tapi pengen hasil lebih, usaha lebih itu maksudnya membuat tampilan blog lebih cantik, memperbaiki tulisan lebih enak dibaca atau memperbanyak konten yang bermanfaat, sering silaturahmi blog, dll. Saya sering nih dapat keluhan dari pendiri komunitas blog, katanya ada beberapa blogger yang biasa aja  blognya, tapi pengen banget blognya dihargai tinggi, ngalah-ngalahin orang yang ngeblog udah lama.

Blogger semangat 45
Blogger jenis ini betul-betul semangat memanfaatkan profesinya. Jadi kalau ada kesempatan apapun dan dimanapun doi pasti daftar ke sebuah acara, nggak perduli kondisi badan lagi drop, rumah belum keurus atau hal yang diabaikan lainnya. Tapi ujung-ujungnya doi kewalahan sendiri “Aduuh belum ngerjain deadline”, “Aduh deadline banyak huhuhu” nah ini sangking semangatnya buat datang ke event sampai lupa kondisi diri. Banyak temen-temen saya yang cerita, kalau ada beberapa blogger yang suka males bikin laporan event tapi datang ke event rajin atau bikin laporannya nggak sesuai ekspektasi yang ngundang dan isinya nggak banget *maksudnya isinya standar aja gitu*,. Waduh, sangat disayangkan banget ya, ketika semangat datang ke event tapi nggak semangat ngerjain laporan. Namun ada pula temen-temen yang rajin datang event, nulis laporannya cepet dan bagus, nah yang kayak gini mesti dicontoh ya gengs.. minimal nyontoh bagaimana mereka bisa nulis baik dan cepat.

Blogger Mie
Ibarat mie itu instan, maka ada blogger yang kayak gini. Merasa punya blog, tulisan baru seberapa, langsung dibikin ber-TLD, yah ini sih sah-sah saja. Hanya terkesan terburu-buru banget, blog baru lalu dibuat ber-TLD jadi keliatan rumah mewah tapi belum ada perabotnya, keliatan bagus diluar tapi pas orang masuk, ‘Lah kok kosong’ :D, selain itu yang disebut blogger mie ini ketika ditawari job, standarnya ketinggian karena merasa sudah memiliki blog, jadi bisa semaunya saja membuat rate. Ini ketahuan banget ya ngejar duit dari blog bukan niat untuk memberi karena blog, jangan sampai kita seperti ini ya gengs.
Adapun kalau datang ke event kan suka ditagih followers media sosial, yang parahnya ada PJ event bilang kalau ada beberapa blogger yang beli followers, ada pun temen saya yang di Unfollow setelah di follow, ini kepingin banget punya followers banyak di mata pencari job tapi caranya nggak ‘halal’ banget haha..saya kan jadi kasian sama temen yang misuh-misuh di sosmed karena di unfol. Janganlah jadi blogger Instan, karena sesuatu yang instan itu nggak. Kecuali diiringi dengan totalitas dan semangat tinggi pasti hasil nggak menghianati.

Blogger Gado-gado
Banyak blogger yang hanya mengharap goodiebag, honor atau hal materiil lainnya tapi ketika disuruh bikin laporan hasil event, tulisannya biasa aja. Ada pula yang memang pengen datang ke event karena nyari ilmu, kayaknya haus banget pengen tau info apa aja biar ga kuper, nggak perduli dapet duit apa enggak pokoknya yang dicari ilmunya. Ada pula yang cuek bebek pilih-pilih cari event karena waktunya nggak pernah cocok dengan waktu ngurus keluarga. Blogger-blogger ini juga sering saya dengar ada.

Ini semua sepengamatan saya *iyah diem-diem saya ini mengamati wkwk..* semakin banyak yang curhat ke saya, semakin saya mengerti fenomena ini dikalangan temen-temen blogger. Ketika semakin menjamur dan merebaknya fenomena orang mencari bahan lewat internet, semain banyak pula orang untuk berbondong-bondong ingin menjadi blogger. Namun banyaknya orang yang ingin terjun menjadi blogger terkadang tidak diiringi usaha yang signifikan, misalnya belajar internet sama ahlinya, mengaplikasikan ilmu ini selama bertahun-tahun, karena memulai sesuatu dengan terburu-buru pun pasti hasilnya nggak akan bagus. Nggak ada maksud menjatuhkan sesama blogger dalam hal ini *kan saya nggak nyebut orang* jadi misalpun saya cerita sebaiknya kita berhati-hati agar tidak terjerumus seperti blogger-blogger diatas, pun, jangan sampai kita kebablasan dengan status kita sebagai blogger. Ini pun menjadi remainder saya juga sebagai blogger, jangan sampai atau minimal kalau saya ada salah kayak diatas diingetin, bukan diomongin hahah
Dan jika bertemu dengan mereka pun tetap berteman baik, jangan semakin dijerumuskan kalau perlu dirangkul.. Semoga menjadi renungan untuk kita semua untuk tetap menghasilkan konten yang baik, enak dibaca dan bermanfaat.

24 comments

Waaah.. πŸ˜‚. Kalo aku sih buat sekarang masih belum terlalu serius sama blogging.. πŸ˜‚

Reply

Kalo gue mungkin termasuk blogger mistis, yang jejaknya hanya bisa ditemukan di dunia maya. Gak pernah muncul ke acara/event, gak bisa dimintain nulis untuk adsense atau paid review. Tema tulisannya pun sesuka hati, absurd, gak pernah ngikutin trend/gosip yang sedang hot, tapi anehnya ada beberapa orang yang ngaku pernah "kesurupan inspirasi" atau gak bisa berhenti ketawa setelah membaca tulisan-tulisannya. Banyak yang bilang bahwa eksistensi blogger yang satu ini hanya mitos belaka, dan tulisan-tulisannya hanya halusinasi hasil proyeksi dari trauma atau pengalaman masa lalu dari para pembacanya. Hanya beberapa blogger yang gosipnya pernah melihat penampakannya secara langsung, itu pun karena mereka kebetulan berada di tempat dan waktu yang tepat, sambil membawa sesajen yang "pas"

Reply

Nah saya baru tau istilah perhantuan ini mba hohoho...oh iya sepengamatan saya juga nih, byk blogger tenar ( khususnya blogger lokal ) yg pakai cara curang macam unfoll ini, Jd sekedar ingin follower mereka nambah setelah itu beliau melakukan unfoll..hish gemesh!

Reply

Saya blogger bukan ya...secara nggak pernah ikutan event-event ngeliput gitu. Nulis karena hobi nulis dan niat berbagi pengalaman dan inspirasi.

Mendadak saya jadi meragukan kebloggeran saya πŸ˜‚

Ya udah lah, gpp nggak diakuin jadi blogger...daripada ngaku-ngaku tapi bukan aku, kan jadi malu.

😁😁😁😁

Reply

Istilahnya lucu2 mbk. Baca namanya smbil bayangin wujudnya. Hahay.
Makasih udh dirangkumin. Jd bahan renungan nih buat aku.

Reply

Reminder mbak, bukan remainder

Reply

Buahahhhhh...banyak bgt macemnya. kalau saya blogger apaan ya mbak? Blogger rumahan kali ya, etapi di atas gak ada. Soalnya ngeblog dari rumah, susah pergi2an karena masih punya baby yg rewel kalau diajak pergi2. Hahaha...

Reply

Ternyata banyak juga jenis-jenis blogger ya, Mbak Amanda.
Kalau saya memang baru belajar jadi blogger. Jadi harus banyak belajar lagi.

Terima kasih sharingnya, Mbak.

Reply

sama sejak 2009 pula hehe
untung gak kayak yg disebutkan diatas
chritisghaza.net

Reply

wahahah lucu nama dan julukannya. Mpo baca senyum nih, yang penting mau belajar aja dan terus memperbaiki diri

Reply

Saya? Blogger remah-remah berlian. Haha... Thanks for remind us, ya mbak...

Reply

Dulu aku termasuk Blogger yg semamgat 45, setiap ada undangan kalau udah komit hadir ya hadir, biar profesyenel gitu. Sampaaiii musibah itu dateng, jadi ngambil hikmah aja, kalau ada undangan sesuaikan dengan kondisi keluarga. Keluarga tetep no 1..

Reply

Hahha aku ngakak bacanya, semoga kita mah jadi blogger low profile high profit aamiinπŸ˜‰

Reply

Aiih,,, berdasarkan pengamatan dan penerawangan dikau aku masuk bagian di kriteria yang mana nih mama Naqib :(

Reply

Wah ngeblog dari 2009, pantesan udah nemu berbagai macam tipe blogger *sungkem dulu sama senior*. Kalo saya sih mungkin masuk kategori blogger apa adanya. Ada ide ya nulis,gak ada ide ya udah.Ada yang nawarin placement,kalo cocok ya deal.KLo enggak ya tolak. Hehe, go with the flow lah intinya

Reply

Ternyata banyak tipe-tipe blog ini. Dan baru-baru ini baru ketemu sama blogger jailangkung mbak. Datangnya tak diundang tapi dianya nongol mulu. Bingung ngehadapin blogger seperti itu kan.

Reply

Kalo aku masih jadi blogger pemula mbak. Belum ada apa-apanya huhu

Reply

Pengen jadi blogger event. Caranya gimana kak?

Ku nitip link ya, kali aja mau blogwalking.

https://rifalnurkholiq.blogspot.co.id/2018/04/mengapa-aing-suka-banget-jejepangan.html

Reply

Akooohhh, blogger yang ga pernah ke acara. Diendorse dateng ke satu lokasi pun nolak karena masalah waktu. Sedih, tapi nanti akan ada waktunya bisa ngeblog sambil jelong2. Utamain keluarga dulu. Hhehehhe

Reply

Haha bisa aja mbak kategoriin tipe-tipe blogger. Ada benernya juga sih. Tapi pada akhirnya, saya ngeblog pun jadi ngerasa mawas diri gitu. Mungkin karena banyak blogger bertingkah seperti yang di kategori. Jadinya harus banyak belajar dan latian nulis hehe

Reply

Aku tipikal blogger yang mana yah... Mau Pake nama hantu tapi lapar juga pengen nyoba gado-gado.

Reply

dari list diatas, kira-kira aku ada di posisi mana yaa? bahahhah :D

Reply

Hahahaaha ..
Bisaan sih ngategoriin type2 blogger pakai nama hantu 🀣

Hati2 loh, ntar tau2 muncul penampakan miss kunti di belakang kakak πŸ˜…

Reply

nanti juga bakalan tau asyiknya ngeblog :D

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...