Menu

Wednesday, 12 October 2016

/


Nama aslinya Lilys Ernawati, ini juga saya tahunya pas udah bertahun-tahun sahabatan sama dia, *parah*. Ya habis kalau di FLP itu kan, kita hanya pakai nama panggilan aja ngenalin diri, bahkan nama pena. Jadi kalau berinteraksi ya, manggilnya nama yang dikenalin. Oh ya, nama Lisojung sendiri adalah pemberian temen-temennya semasa kuliah dulu yang diambil dari bahasa Korea, dan Erna sendiri nggak tau artinya apa :D

Saya kenal Erna antara tahun 2008-2009 sejak dia masuk Forum Lingkar Pena Bekasi, dan dari perkenalan itu kita langsung akrab karena kemudian gabung di kelas novel mas Sakti Wibowo. Intensnya ketemuan bikin kita jadi seperti saudara kandung.
Erna yang kuliah di STBA-JIA dan mengambil jurusan bahasa Jepang ini semangat banget kalau udah cerita tentang Jepang-Jepangan sama kita, apalagi kemudian dia kerja di perusahaan Jepang yang kerjanya ngecekin email-email dengan huruf kanji. Wih susah banget kan itu, saya aja suka belajar bahasa Jepang sama Erna, tapi nggak serius sih wahaaha.. Karena ngambil kuliah jurusan bahasa Jepang inilah yang membuat Erna ingin sekali meneruskan cita-citanya untuk pergi dan kerja di Jepang. Namun takdir berkata lain…
Erna dan anak pertamanya, Fatih

Allah mungkin menginginkan dia mengabdi saja menjadi seorang ibu dan berbakti pada suaminya menjadi seorang istri. Ditambah, Erna yang memiliki suami penyayang banget ini bikin dia susah untuk dapat akses berkarya di luar, sangking sayangnya suaminya mau izin keluar aja susah banget, jadi dia punya taktik biar suaminya ngasih izin kalau dia mau pergi kemana-mana, mau tau taktiknya? “Aku kalau ada acara penting, izinnya hari itu juga. Dia nggak bakalan bisa ngelarang aku untuk keluar,” Suaminya juga tidak mengizinkan dia untuk bekerja lagi, karena ia ingin anak-anaknya diasuh saja oleh ibunya, masalah rezeki Allah yang atur.

Baca juga : Editor ini cantik-cantik, galak banget

Sebagai seorang perempuan yang punya jam tayang tinggi, dan biasa tidur 3 jam sehari, Erna langsung down begitu aktifitas-aktifitas itu tidak lagi menyapa hidupnya. Untuk mengisi kegiatan hariannya, dia mulai memperdalam ilmu yang dulu ia dapat selama di FLP. Dirumah sambil mengurus rumah, suami dan anak-anaknya ia bekerja dan tidak menyurutkan langkahnya untuk berkarya, diam-diam dalam waktu senggangnya Erna menulis buku, sampai-sampai suaminya kaget.
“Kamu bikin buku? Kapan bikin bukunya?”
“Iya, diwaktu-waktu senggangku. Bikin buku untuk menghapus rasa sepiku dirumah” alhasil banyak buku-buku yang ia lahirkan, kalau mau lihat buku-bukunya bisa dilihat di blognya ya.
Mungkin semenjak saat itu, mata suaminya terbuka. Istrinya perlu aktualisasi diri, sekarang walaupun masih ketat peraturan dirumah, Erna sudah bisa melanglang buana berkarya. Dia kemudian gabung di komunitas blogger-blogger Indonesia. Yang dulunya blog hanya sebagai sarana curhat untuk Erna, sekarang Blognya dipakai untuk berbagai review produk-produk yang mengendorsenya sampai-sampai ia kewalahan bagi waktu antara menulis dan mengurus rumah.
“Haduuuh aku capek Nda, jangan dikira rumahku rapi sekarang. Ngerapiin rumah seperlunya aja, aku sibuk ngejar berbagai job review dan deadline nulis lainnya. Ditambah ngurus anak dan tetek bengek lainnya.”
“Tapi kamu bahagia?”
“Iya harus bahagia, hidup harus dijalanin. Walaupun aku nggak dapat apa yang dicita-citakan, aku berusaha raih cita-cita yang lain”
Selain ngeblog, Erna juga punya toko online menjual baju-baju dan keperluan rumah tangga. Ditambah suaminya yang programmer, Erna juga bantu menjual berbagai software hasil buatan suaminya.
Foto bareng waktu ada acara FLP, (ditengah Ayu)

Tapi yang saya salut, Erna bisa membagi waktunya dengan baik antara baca – ngetik – jualan – dan ngurus anak. Anaknya bukan 1, tapi udah mau 3 dan masih kecil-kecil semua. Ah pingsan deh saya kalau jadi Erna. Antara saya dan Erna cuma 1 bedanya, Erna bisa tidur sebentar, saya nggak bisa tidur kalau cuma sebentar, ya kali saya dan Erna beda golongan darah. Secara golongan darah AB itu nggak bisa nahan kantuk biar kata udah minum segentong kopi, beda sama golongan darah yang A Erna punya haha.. :D
Ya wes, kali ada yang mau kenalan sama Erna bisa dilihat medsosnya ya,

Twitter : @nenglisojung
Ig : @ernawatililys
Fb : Ernawati Lilys
8 comments

Ooo...ini tuh ernawaty lilys... Pantas wajahnya kayak kenal

Reply

Taktiknya soal acara kadang kupakai juga :D.

Reply

Iya, kenalin ini temen saya hihihi

Reply

Kemampuannya membagi waktu dengan baik itu sungguh menginspirasi ya, Mbak :)

Reply

Untung suamiku nggak kayak giti mba wahahaha

Reply

Betul, saya aja takjub mas ngeliat erna ;)

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...