Menu

Tuesday, 16 January 2018

/
pakmonodotcom
Cerita sebenernya simpel, tapi berbuntut panjang pada akhirnya. Awalnya saya melihat postingan seorang teman yang membagikan sebuah video, bagaimana ular mengejan dan melahirkan anak-anaknya, kaget dong ya, secara yang saya tau ular itu bertelur dan saya pernah melihat bentuk telur ular itu bagaimana, iseng saya lihat komen-komennya. Ternyata mereka juga baru pada tau, entah ini pengetahuan baru atau memang kami yang kurang belajar atau.. ah entahlah. Iseng nih, saya bagikan ke beranda saya, mungkin akan dapat respon serupa, dimana banyak orang yang akhirnya terkagum-kagum melihat ular beranak.


Ternyata, ekspetasi tak sesuai kenyataan..
Wkwkwk.. dan saya pada akhirnya dibully, banyak temen-temen saya yang tau kalau ular itu sebenarnya bertelur dan beranak, hanya saja menetaskan telurnya di dalam perutnya, kemudian anak-anaknya dilahirkan seperti layaknya mahluk mamalia biasa.

baca juga : reality show itu fake, huff

gara-gara postingan ini ih...

Mari kita kembali ke pelajaran sekolah dulu, Ovovivipar adalah salah satu cara berkembang biaknya hewan dengan cara bertelur dan beranak, embrionya tetap berkembang di dalam telur, dan telur tersebut tetap berada dalam tubuh induknya sampai menetas, kemudian anak-anaknya dikeluarkan dengan cara melahirkan. contoh beberapa hewan ovovivipar misalnya pari, hiu, beberapa ular, bunglon, iguana, kadal dll nah baru tau kan kalau pari dan hiu itu bertelur dan beranak, secara dari banyaknya video yang saya lihat hiu dan pari itu melahirkan, saya pikir mereka mamalia ternyata setelah saya gugling mereka nggak menyusui anaknya, mereka Ovovivipar. Ah, andai tekhnologi sudah lebih maju dulu, saya kan jadi bisa gugling dan lebih banyak dapat pengetahuan tentang hal ini dulu.

baca juga : kamu udah pernah kena malaria belom?

Ini contoh beberapa hewan Ovovivipar, sumber : zona binatang

Waktu pelajaran IPA kemana?
Wkwkwk.. gara-gara saya iseng mereply yang dishare temen saya tadi, *ya kali aja tanggapannya bakalan sama kayak orang-orang yang komen di status temen saya, bahwa mereka semua bingung kenapa ular melahirkan*, ternyata eh ternyata yang komen di status saya pada tau kalau ular ovovivipar, entah mereka semua inget, entah gugling dulu, entah mereka ini guru yang masih pada inget pelajaran SD, entahlah yang jelas saya dibully karena saya dianggap nggak ngerti pelajaran SD. Gubrak! Bagi saya sih  maklum ya nggak inget pelajaran SD lagi, karena yang namanya otak manusia pasti nggak akan bisa merekam 100%  pelajaran, bahkan merekam semua detail peristiwa kehidupan, jadi maklum aja kalau lupa. Sedangkan pelajaran kuliah aja banyak yang lupa, apalagi pelajaran SD.
Tapi saya juga nggak salah, karena memang ada ular yang sebagian bertelur *seperti yang saya baca di Google, 70% ular di dunia ini bertelur (ovipar), misalnya ular sanca dll*, karena saya pernah loh megang telur ular, dulu waktu masih tinggal di Balikpapan, ada kedai 'Ular Kobra' disini penjualnya menjual banyak hal tentang ular, mulai dari telurnya, dagingnya, kulit sampai empedu yang diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, nah kalau ada yang meyakini ular semuanya ovovivipar, berarti mereka ini yang waktu sekolah lari kemana? :p :p *mungkin bolos, eh..
Dan lagi, kalau banyak manusia yang nggak percaya ada ular yang ovovivipar, berarti ini salah gurunya wkwk.. kenapa jadi banyak manusia-manusia yang lebih tau ular itu bertelur dibandingkan bertelur dan beranak, nah hayo... ini dari komen-komen yang beredar banyak yang baru tau loh kalau ular bisa keduanya, berarti bukan saya saja dong yang salah.
Nah saya mengamini, otak manusia ini tidak sama. Dari beragam memori yang seliweran, mungkin ada sebagian otak-otak yang ingat beberapa pelajaran sekolah, mungkin ada yang inget sebagian, mungkin ada yang lupa semuanya. Kalau saya ada sebagian yang ingat, ada sebagian yang harus dibaca ulang untuk membangkitkan memori daun pisang, eh maksudnya membangkitkan memori tentang pelajaran, ada pula yang masih saya inget walaupun nggak diingetin.
Dan yang pasti kita nggak bisa memaksakan apa yang kita inget ke pemikiran orang, misalnya aja orang masih inget tentang ovovivipar ini, apa iya orang yang saya tanya masih inget peristiwa Linggar Jati, atau apa yang dilakukan pak Hatta saat diasingkan di pulau Banda, atau apa yang terjadi di Bandung saat Bandung lautan api? Kalau saya sih masih inget dikit-dikit peristiwa ini. Semuanya menyangkut Belanda dan kemerdekaan Indonesia. *jadi iseng deh pengen nanya ke mereka :D, terus kalau mereka lupa bakalan pengen dibalikin, "Itu kan pelajaran sekolah dulu, masak lupa?" Ih jadi kzl kan*

Hasil pembullyan, eaaaa....

baca juga : ini ide gila untuk mempromosikan blog kamu

Kenapa manusia bisa lupa banyak peristiwa?
Karena dalam hidup terdiri detik, menit, jam, hari, bulan, tahun. Jangankan peristiwa yang terjadi kemarin, peristiwa sejam yang lalu aja kita bisa lupa ngapain aja. Nah apalagi pelajaran yang sudah terlewatkan beberapa tahun silam. Sebenernya ada banyak faktor kenapa manusia cenderung lupa dengan pelajaran yang pernah dia pelajari

  1. Bisa saja saat pelajaran saya nggak masuk sekolah
Ini bisa saja terjadi, kenapa saya bisa lupa apa itu ovovivipar, mungkin saat materi ini saya nggak masuk sehingga saya lupa. Karena hanya membaca saja tidak cukup untuk diingat.

  1. Mungkin gurunya killer dan nggak asyik
Tau nggak, saya itu paling nggak bisa nerima pelajaran kalau gurunya galak. Jadi mungkin pas pelajaran IPA saya kebagian guru galak dan saya jadi nggak fokus. Mungkin pula ada guru-guru yang kurang greget menyampaikan materi, hanya sambil lalu gitu,  jadi ada murid-murid yang kurang mengerti. *yang penting sudah ditunaikan kewajiban mengajarnya, ada loh guru yang kayak gini*

  1. Ngantuk
Faktor lain yang bikin saya lupa pelajaran adalah ngantuk, mungkin pelajaran IPA letaknya pas dekat jam pulang sekolah, dimana ini adalah jam-jam rawan ketika siswa lapar dan lelah, apalagi kalau ngantuknya sudah di ubun-ubun, pasti nggak akan masuk ke otak.

Siswa akan cenderung lebih ingat ke pelajaran ketika fikirannya fresh, guru enak menyampaikan materi dan pelajaran tersebut memang pelajaran kesukaannya. Nah, saya dulu lebih seneng mempelajari Sejarah daripada IPA, makannya saya masuk IPS. Anyway, saya ini kan anak IPS, di komen saya itu ada anak IPA yang lupa dengan pelajaran ini, contohnya seperti dibawah. Ini karena apa, karena ya itu tadi nggak semua pelajaran dapat diingat semuanya. Kalau kayak gini yang nyalahin saya mau bilang apa coba? :D

lah iki, jadi kesel loh aku di bully -_-'
Ternyata ada yang lebih parah lagi dari saya :D
Dari semua komen-komen diatas, menurut saya ini komen yang lebih parah, dan sangat absurd wkwk… ternyata ada sekelompok manusia yang menganggap ini tuh hoax. Nah ini lebih parah banget kan, mungkin selama pelajaran mereka bolos, atau gurunya kelewat killer, atau mereka sekumpulan anak-anak IPS atau mungkin tidak adanya tekhnologi yang bisa membuktikan kalau ular memang bisa bertelur dan melahirkan sebab youtube belum ada, yang jelas.. entahlah, ini salah murid atau salah guru, atau salah keadaan





Hanya curhat, 150118
10 comments

Wkwkwkwk.. Mbaa, kita sama kok. Akupun samasekali ga inget ttg pelajaran bertelur dan melahirkan sekaligus itu :p. Yg bener aja disuruh inget pelajaran zaman dahulu kala.. Wkwkwk.. Ya mending aku ngapalin SOP dari jenis2 transaksi di kantorku lah :p.

Reply

Hewan yang ovovivipar setsu saya cuma ikan dan sejenisnya, kalau ular za ovipar.
Pernah Lihat gambar ular yg berkaki, tapi kalau ular yg ovovivipar belum pernah lihat gambarnya

Reply

hooh, kok bikin kzl yah :D

Reply

Nah kan, ini salah guru apa salah murid yak?

Reply

Saya juga baru ngeh lho, wkwk. Nambah ilmu nih

Reply

Saya jg br tau loh... Di dunia ini banyak hal2 menarik ya yg sebenarnya mungkin udah dipelajari di sekolah... Sejarah, biologi, tp ya gt ga ada yg nempel di kepala hihi...

Reply

Wah dapat istilah baru.ovovivipar trnyata trmasuk platypus ya kak.. Nice share

Reply

Bener, hanya sedikit yang bisa kita resap

Reply

Wkwkwkwk.. okay, sama2

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...