Menu

Sunday, 15 January 2017

/

Yang namanya anak-anak pasti cepat bosan ya mam dengan mainan yang itu-itu saja. Apalagi di jaman serba canggih seperti sekarang, dimana gadget begitu menggoda dengan permainan-permainannya yang unik-unik dan seru-seru. Sudah pasti anak-anak bakalan berpaling pada gadget si benda keramat itu. Kadang kala kita sebagai orangtua juga bingung, “Duh, dikasih mainan apalagi ya biar anak anteng, nggak melulu pegang gadget atau kalaupun kita larang menggunakan gadget dia pasti bakalan teriak-teriak minta ditemani bermain, serba salah T_T. Padahal masa kecil anak dituntut untuk lebih produktif dalam melakukan banyak hal. Bergerak, berlari, loncat-loncat, berantakin mainan.

Pernah loh saya sampai frustasi mikirin ini, pasalnya anak saya kan gampaaang banget bosan, baru dibelikan mainan sudah bosan. Kadang pun kalau kita temani bermain, maunya main terus sama ibunya atau abahnya, sampai-sampai ibunya nggak boleh mandi, makan, beres-beres rumah. Kalau ditinggal, dia bakalan nangis gerung-gerung dan ngebuntutin apa pun pekerjaan kita. 
Saya pernah pasrah, biarin deh mainan diberantakin sampai berhamburan ke seluruh rumah yang penting dia diem. Biarin deh dia mintain seluruh perabot rumah buat main yang penting jangan main gadget. Kalau kayak gini, daripada anak pegang gadget, beneran deh kayaknya kita yang kudu aktif mencarikan dia bahan mainan agar dia betah main sendirian.
Lalu ide-ide ajaib lari-lari di kepala saya. Sebenernya ini postingan sudah kepingin saya tulis, hanya saja ide-ide banyak berkeliaran di kepala, jadi saya lebih mengutamakan ide-ide yang utama dulu daripada ide itu hilang mendadak.
Saya kepikiran mikirin konsep bermain ini ketika Naqib baru saja dibelikan mainan, kardusnya yang besar dibuat naqib untuk menaruh mainan-mainan lainnya yang lebih kecil. Aha! Emak kurang kerjaan kepikiran bikin sesuatu. Kemudian saya pun mengajak Naqib ikut serta untuk membuat mainan tersebut, jadi emang sengaja ngajak dia ikutan bikin mainannya sendiri biar dia ngerasa dilibatkan dan biar dia ngelihat bahwa bikin mainan itu nggak gampang, jadi dia merasa ada penghargaan atas jerih payah orangtuanya dalam membuatkannya mainan. Tsaah!! Mari kita mulai..

“Naqib bikin mainan yuk”
“Hah, mainan apa bu?”
“Gimana cala bikinnya bu?” dan kemudian kita pun memulai aktifitas ini. Nama mainan ini saya sebut ‘Wayang-wayangan’. Jadi yang saya sebut wayang ini orang-orangan yang saya gambar dan gunting sendiri, dan latarnya adalah kardus tempat mainan Naqib yang gambar printilannya saya bikin sendiri mengikuti tema yang saya buat. Dan kali ini temanya adalah kehidupan sosial.

Bahan-bahannya cukup mudah antara lain :
  • Sedotan
  • Kertas
  • Isolasi
  • Pinsil warna

 
Aduuuh maafkeun saya nggak jago gambar hee
Cara membuatnya :

  • Tentukan dulu tema apa yang ingin dibuat dalam drama wayang ini, bisa tema lingkungan. Tema hewan, sosial, asal bisa gambarnya aja hee..
  • Lalu kita gambar hal-hal yang berhubungan dengan tema yang akan kita buat. Karena saya membuat tema sosial maka yang saya gambar adalah orang, dan gambar-gambar pendukung misal awan, pohon, hewan dll
Gambar selesai diwarnai

  • Warnai gambar tersebut agar semakin menarik, beri warna-warna yang cerah
  • Kemudian Gunting gambarnya sesuai pola. Usahakan bikin gambarnya yang besar ya mam, biar mudah diguntingnya.
orang dan gambar pendukung selesai digunting dan dilapisi isolasi

  • Jangan lupa lapisi gambarnya dengan isolasi, *maksudnya gambarnya ditempel di isolasi lalu digunting sesuai pola*, agar tidak mudah sobek. Kan biasanya anak suka iseng narik-narik atau nggak sabar dalam bermain.
  • Terakhir tempelkan sedotan dibebalik gambar yang sudah kita buat. Naaah jadi deh wayang-wayangannya.
tempel sedotan dibelakang gambar

  • Yok mam, kita hias kardus yang sudah ada dengan pernak-pernik tambahan. Dan mulailah bermain

 
Hiasi latar tempat wayang akan dimainkan
taraaa,.. selesai ada orang, pohon, rumah dan mobil. Mari mulai bermain

Dalam permainan kali ini terserah apa yang ingin bunda ajarkan, sebagai contoh ketika saya mengajarkan interaksi sosial. Saya mengajarkan percakapan sederhana ketika bertemu seseorang di jalan.
“Assalamualaikum, halo selamat pagi bapak”
“Waalaikumsalam adik, adik sehat?”
“Sehat bapak. Selamat bekerja bapak”
 Dan banyak lainnya yang bisa kita ajarkan disini sambil bermain tentunya ya bun.

Naqib seneng loh mainnya ^^, walaupun nggak bertahan lama yang penting diem sehari hehe


Permainan ini juga dapat mengatasi delay speech pada anak, karena kita aktif mengoceh, dan aktif mengajaknya bermain. Kita juga bisa mengajarkannya warna-warna sambil bermain. Mudah-mudahan anak betah dan sedikit banyaknya mengurangi interaksinya terhadap gadget

Selamat bermain bersama anak ya bun
21 comments

Bagus mbak.. Aku soalnya juga sering mati gaya klo pas anak2 bingung mo maen apa. Klo kelamaan megang hape..anak2 anak2 jadi "ilang" telinganya krn terlalu asik.

Mending buat ginian, lebih kreatif.

Reply

Idenya kreatif mbak, cuma dari sedotan dan sketsa gambar yang sudah diwarnai jadinya bisa selucu itu. Bisa nih buat disimpan idenya kalau besok-besok punya anak. :)

Reply

kreatif banget mbak...aku suka bikin2 prakaria juga dirumah kalau anak2 libur...tfs ya mb

Reply

Wah...
Aku bisa nyobain juga nih buat kreatifitas gini bareng murid-muridku di sekolah mbak.

Reply

Sangat kreatif. ^_^ Bisa diterapkan di rumah. Kasihan anak kalau terus berkutat ama gadget.

Reply

Wah, Bunda pandai menggambar. Kreatif pula. ^_^

Reply

Wah, langsung jadi anteng, ya? Saya tiru juga ya? ^_^

Reply

wah kreatif banget mba..boleh ditiru nih....anak saya kebetulan hobi menggambar dan mewarnai juga

Reply

Akh kreatif mba Amanda. Bagian gambar gambar itu yang seng mudah kalau buat Beta. Hihiiii

Reply

Issh klo anakku msh mending rada ga ngerti ama gadget, main juga sama aku. Tapi bosenannya ini loh nggak nahan

Reply

Yipppii yg bentar lagi jd mamak.. 😁😁

Reply

Yooo sama2 😘😘

Reply

Iya bu guru selamat mencoba di sekolah 😂👍

Reply

Bener mba, aku stress anakku pegang gadget. Padahal sebagian mamak2 merasa beruntung anaknya pegang gadget kali ya 😪😪 anteng gtu 😔

Reply

Ya ampuuun gambar jelek gtu loh mba wkwkwk 😂😂

Reply

Ya walaupun sehari antengnya, yg penting ga pegang gadget 😊

Reply

Asiiik... Praktekin ya mom 😘😘

Reply

Gambarnya juga jelek tu kaka hehe 😂😂

Reply

Gambarnya juga jelek tu kaka hehe 😂😂

Reply

Yes.. Dicoba ya uni 😂😂

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...