Menu

Monday, 8 August 2016

/



Pertama datang ke Ambon tahun 2010, masjid Al-Fatah belum sebagus ini, masih berupa masjid juga sih, tapi kalau dilihat juga biasa aja bentuknya seperti masjid-masjid besar pada umumnya. Kemudian seiring perkembangan Ambon yang terus berbenah pasca kerusuhan, Masjid ini dipugar hingga bagus seperti sekarang. Dan masjid Raya Al-Fatah saat ini menjadi salah satu icon yang sering dikunjungi wisatawan-wisatawan yang datang ke Ambon. Kalau nggak salah mulai dipugar tahun 2011 soalnya tahun 2012 saya kan pindah ke Makassar ya, eh balik lagi ke Ambon masjid ini sudah bagus banget. Dan berasa bisa guling-guling di dalamnya..


Masjid Raya Al Fatah Sebelum dipugar, sumber : udah ada watermarknya ya tuh -_-


Perlindungan kaum muslimin
Kita sempat mendengar, Ambon pernah terjadi kerusuhan sara beberapa tahun silam. Dan ini pastinya menyisakan kesedihan mendalam untuk bangsa Indonesia kenapa sih pakek berantem sini kasih balon satu-satu :p, dan masjid Raya Al Fatah ini dulunya sempat menjadi garda terdepan untuk perlindungan kaum muslimin. Saya sebenernya sedih kalau mengungkit ini, tapi mudah-mudahan ini menjadi pelajaran untuk kita semua. Jangan gampang tersulut karena berbeda keyakinan. Jadi masjid Al-fatah ini pada suatu hari ingin diserang pada saat kerusuhan dan sudah pasti ingin dibakar, di dalam sini terdapat ibu-ibu dan anak-anak yang mengungsi. Mereka sangat ketakutan sekali. Kira-kira pengungsinya ada sekitar 5000 orang. Orang-orang yang ingin membakar masjid ini terlihat sangat bengis dan marah, bahkan beberapa ada yang sudah melompati pagar masjid. Tak dinyana pertolongan Allah datang, ketika ketakutan hadir dipelupuk mata kaum muslimin, orang-orang yang sudah masuk di pelataran masjid lari terbirit-birit. Kisah ini kemudian mengalir dari bibir orang yang ingin membakar masjid yang berhasil ditawan dan ditanya mengapa ia lari terbirit-birit “Ada banyak anak-anak sekitar 10 tahun memakai baju dan songkok putih berlari kencang keluar dari dalam masjid kearah kita. Dan seorang tua berjubah putih dengan tongkat ditangannya seperti memimpin pasukan itu. Jumlahnya sangat banyak dan mereka tidak takut,” hal inilah yang kemudian membuat mereka lari terbirit-birit. Sudah ya, ini kisah kelam.. sekarang Ambon sudah lebih baik. Terbukti dengan berhasilnya diadakan MTQ Nasional tahun 2012 kemarin, ada pula Pesparawi, yaitu Pesta Paduan Suara Gerejawi. 2 acara itu bukti bahwa Ambon semakin aman karena pemuda-pemudi Ambon melebur tanpa pandang agama membantu terlaksananya acara tersebut. Acaranya sukses loh.. Setelah acara-acara tersebut, Ambon semakin disorot, apalagi pesona bawah lautnya kemudian bikin banyak orang pengen diving di sini. 

Tempat Jam'ah perempuan, disini kalau sore anak-anak pada ngaji Iqro disini

 
Tempat jama'ah laki-laki, bersebelahan dengan jama'ah perempuan
Akses :
Masjid ini letaknya di tengah kota, jadi nggak susah juga nyarinya. Kita datang dari arah manapun juga ketika ingin menuju kota bakalan ketemu sama masjid ini. Nggak jauh dari masjid ini juga terdapat landmark kota Ambon, Patung Pattimura dan gong perdamaian. Juga ada lapangan Mardika tempat berkumpulnya masyarakat di Ambon ini jika ada festival musik, acara-acara besar atau sekedar olahraga

Kubah masjid yang dikelilingi surat Al-mu'minun sebagai hiasannya

Kubah masjid bagian atas

Al Ahzab 35, bikin kita istiqamah sebagai umat islam ^^

Mimbar masjid dengan kaligrafi Allah dan Muhammad di sisi kanan-kiri


Di area seputar masjid juga terdapat gedung pertemuan, biasanya disewa untuk acara-acara pernikahan, kalau nggak salah namanya gedung Ashari Al fatah dah, lupa-lupa inget saya hee... Di dalam area masjid juga terdapat RS AL-Fatah, yang melayani kesehatan untuk masyarakat Ambon
 
Tempat wudhu wanita, nggak bakalan rebutan kalau datang waktu shalat
Fasilitas :
Masjid yang dibangun di atas tanah 5000m ini, terdapat perpustakaan di bagian depan masjid. Ini kayaknya buka pada hari kerja dari jam 8 pagi - 2 siang, soalnya setiap hari libur nggak pernah lihat masjid ini buka. Saya kan jadi penasaran :p, ruang wudhu yang terpisah antara jama’ah laki-laki dan perempuan, jumlah kerannya sekitar 31 buah *niat banget ngitungnya yak :D* ada beberapa kamar mandi di dalam, jadi aman dari tatapan jamaah laki-laki.

Maket lokasi berdirinya Masjid Raya Al-fatah, gedung pertemuan dan rumah sakit di bagian belakang

Terdapat pula halaman parkir yang luas, bisa buat main lari-lari ala indiahe, Taman yang terawat, Gudang, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Ruang Belajar (TPA/Madrasah) yang suka dipakai anak-anak ngaji kalau sore, Aula Serba Guna, Perlengkapan Pengurusan Jenazah, Mobil Ambulance, Poliklinik, Kantor Sekretariat, Penyejuk Udara/AC, Sound System dan Multimedia, TV Flat, Pembangkit Listrik/Genset. Megah banget, bisa menampung ribuan jamaah
 
Perpustakaan, ngaji 1 juz di area ini dapat gratis makan siang. Serius..

Taman yang asri dan teduh


Jadwal kajian :
Di masjid ini sering diadakan kajian oleh majelis Ar-Rahmah setiap habis maghrib pada hari senin-rabu dengan diisi ulama-ulama setempat, salah satunya Habib Rifrqi Alhamid. Salah satu guru ngaji suami saya dan tentunya saya juga kenal.
 
Masjid Al-fatah dari sisi kiri, halamannya bisa buat koprol sampe puas
Area parkir, eh kok ada Naqib sama bapaknya ya :D
Yang mau datang ke Ambon, yuk ah sempetin shalat disini ya.. dan jangan lupa nitipin infaqnya biar rezekinya ada dimana-mana. Amiin…

Alamat: Jl. Sultan Baabullah, Kel Honipopu, Sirimau, Kota Ambon, Maluku

Sumber cerita : yayasan-salawaku-maluku-blogspot.co.id

8 comments

Pernah dengar kisah-kisah ajaib saat terjadi konflik Ambon di masjid ini. SUbhanallah, Allahu Akbar!

Reply

suka sama interiornyaa, palagi pilar-pilarnya ituu bikin tambah megah :D

Reply

wuihh masjidnya beneran bisa buat guling2 ya mbak Mandaaaa, aku juga suka nulis hasil kunjungan ke masjid gini :)

Reply

Makasih mba Afifah sudah berkenan hadir di blog saya yg newbie ini ^^,

Reply

Iya elegan banget ya kelihatannya, marmernya juga licin banget, Anak saya aja sampe kepleset mulu kalau lari-lari disana

Reply

Iya mba luas banget, kalo aku review ini dalam rangka diriku meniatkan untuk jadi turis sih hehehe.. sayang kalau nggak ditulis, ntar tau2 pindah aja :D

Reply

tamannnya itu asri adem.... seneng dengan keteduhan..

Reply

Iya mba bersih dan rapi masjidnya semenjak direnovasi :)

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...