Menu

Wednesday, 26 October 2016

/

Dag..dig..dug ya Bun, menjelang hari-hari penuh haru bertemu dengan buah hati. Saya pun demikian dulu ketika menghadapi kelahiran anak pertama, rasa haru, panik, khawatir, takjub, bahagia, sedih, campur menjadi satu. Sebab melahirkan tidak hanya mengeluarkan mahluk bernama bayi ke dunia, tapi dibaliknya ada perjuangan antara hidup dan mati yang harus kita genggam. Fiuh.. kita skip dulu ya peristiwa menegangkan itu, biar bunda nggak stress baca postingan saya, karena ibu yang menghadapi persalinan harus selalu happy biar mudah melahirkannya. Dan postingan saya kali ini nggak ngomongin peristiwa lahiran kok bun, tapi  lebih kepada persiapanuntuk melahirkan. Yah, sebelum menanti kedatangan sang jabang bayi kita perlu jauh-jauh hari mempersiapkan banyak keperluan yang harus dipersiapkan selama dirumah sakit. Agar, jika tiba masanya melahirkan bunda bisa langsung berangkat dan nggak kalang kabut mempersiapkan semuanya.


Dan inilah persiapan untuk melahirkan yang saya lakukan dulu,
  • Menyiapkan baju ganti & kain-kain, saya memprediksi saya akan lama dirumah sakit sekitar 3-4 hari, karena melahirkan butuh waktu lama nggak begitu masuk langsung brojol walaupun emang ada ibu-ibu yang begitu masuk langsung brojol, tapi kayaknya lebih banyak emak yang nunggu mules deh hehe.. Dan setelah melahirkan ada hari cadangan, dimana hari itu adalah hari pemulihan sampai bunda dibolehkan pulang, jadi saya membawa kurang lebih 4-5 baju ganti kancing depan agar mudah menyusui bayi, dengan 2 jilbab. Kain ini untuk alas tidur saya, takut-takut darah nifas berceceran sampai ke kasur.
  • Pakaian dalam seperti celana dalam, singlet dan bra.
  • Gendongan bayi, untuk menggendong bayi saya pas pulang nanti
  • Botol air mineral, ibu yang melahirkan harus banyak minum untuk mencegah dehidrasi dan pre-eklamsia. Nah daripada beli, mending bawa sendiri dari rumah. Bisa minta pada pihak rumah sakit atau ngambil sendiri di dispenser yang sudah disediakan. *nggak mo rugi pokoknya, kan saya udah bayar, hehe* 
    Naqib, 10 menit setelah dilahirkan. Setelah berjuang belasan jam
  • Baterai cadangan, power bank, chager, handphone. Ini penting, kalau yang jagain kita ketiduran nggak perlu minta bantuin nge-cas, cukup colok power bank aja
  • Baju bayi, karena pihak rumah sakit nggak akan memberikan cuma-cuma baju bayi pada bayi yang baru lahir di setiap harinya, jadi ini inisiatif dari kita menyediakan baju ganti bayi. Yang meliputi, baju kancing depan, gurita, kain bedong, popok kain. Sediakan pula diapers, karena petugas rumah sakit pasti repot nggak bisa ngurusin puluhan bayi dalam waktu bersamaan
  • Perlengkapan mandi yang meliputi sikat gigi, pasta gigi, shampoo, sabun cuci muka, sabun cair, plastik bekas untuk menampung baju bekas pakai. Dan juga pembalut khusus melahirkan, karena darah nifas akan lebih banyak keluar daripada darah haid
  • Buku bacaan biar nggak bĂȘte. Ibu yang telah melahirkan rawan kena syndrome baby blues, jadi butuh hiburan
  • Gurita paska melahirkan, karena perut kita akan menggelambir dan nggak nyaman buat duduk, dan beraktifitas.


Ya, hanya persiapan seperti itu yang saya lakukan, Alhamdulillah saya nggak merepotkan orang rumah untuk repot bolak-balik mengambil ini itu, bapak atau ibu saya yang berkunjung hanya bawa baju kotor pulang kerumah agar beban saya tidak begitu banyak pas pulang. Paling yang datang hanya bawa camilan untuk saya

Nah, bunda yang sudah mulai menghitung harinya, mulai di cek persiapan untuk melahirkannya dari sekarang, jangan sampai ada yang tertinggal, karena sudah pasti akan merepotkan orang ya Bun, hehe…
10 comments

wahh... usia 10 menit sudah difoto... hehehe... mungil banget ya naqib waktu itu...

Reply

Jadi keingetan anak kedua XD HPL tgl 17, eh dianya mbrojol tgl 1.
Pergi ke klinik tanpa persiapan, wkwkw.. Jadinya suami bolak balik. Mana ada yang enggak lengkap, hihi..

Reply

Naqibe lucu banget sih, makasih nih listnya buat ingetin nanti pas mau lahiran :)

Reply

Wah iya, keingetan 4 kali melahirkan anak-anak. Semuanya aku lakuin. Kecuali powerbank. Hihihi... lupa. Tapi biasanya, besok-besoknya dibawain suami. :)

Reply

Hi..hi, aku dulu yang pembalut2 gitu beli di apoteknya RS...jatuhnya mmng lebih mahal. Bener, mending bawa sendiri.

Reply

Iya mba, eh salah ding itu waktu 30 menit setelah dia lahir

Reply

Pastilah hari itu begitu menegangkan banget ya, dan tentunya merepotkan :p

Reply

Ini kan juga belajar dari ernaaaaa

Reply

Nanti anak ke 5 jangan lupa bawa power bank lagi ya mak wkwkw

Reply

Huum mak, soalnya d apotek udh pakek pajak hihi

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...