Menu

Friday, 9 December 2016

Resep Simpel Pindang Ikan

/ / 18 Comments

Pindang Ikan katanya ibu saya yang orang Banjar adalah masakan khas Banjarmasin. Bumbu-bubunya simpel cara bikinnya juga simpel. Kalau saya bilang sih ini masakan orang malas sangking cepetnya masak ini. Oh ya resep ini juga bisa dipakai untuk menu mpasi, menu Ramadhan atau menu kepepet kalau lagi riweuh sama kerjaan.
Karena hari ini saya riweuh dengan kerjaan, dan bingung pengen masak apa, ya udah ajalah saya bikin pindang ikan ini, simpel dan nggak banyak makan waktu. Bumbunya cukup saya iris-iris karena sangking malasnya saya hari ini wkwk, kalau kepingin lebih berasa bumbu dasar bisa diulek kok. Yuk kita eksekusi

Wednesday, 7 December 2016

Kamu nggak wajib pintar nak, tapi kamu wajib punya akhlak dan adab untuk hidupmu.

/ / 38 Comments

Ibu saya pernah berpesan..
"Walaupun orang punya pendidikan rendah, tapi kalau dia punya attitude. Dia akan keliatan sangat berkelas. Ya sebaliknya, mau pendidikannya tinggi sekalipun kalau dia ga punya etika tetap aja murahan" pesan ini selalu saja disampaikan ibu saya kapan pun ga kenal waktu, sampai saya menganggap ibu saya ibu paling bawel sedunia. Dari sejenis pakaian, omongan, sikap sampai hal remeh temeh ibu saya selaluuuuuu saja mengkaitkan dengan etika.

Tuesday, 6 December 2016

Sari Roti, Roti Sari Roti

/ / 25 Comments

Beranda saya yang meredup, kemudian muncul lagi kehebohan-kehebohan baru. Hadeeh.. ada apa lagi ini sih? Seneng banget toh yo ribut-ribut hee... Owalah ternyata, ada kesalahan fatal yang dilakukan perusahaan Sari Roti pada pengumuman yang mereka keluarkan. Apa sih yang mereka katakan? Selengkapnya baca dibawah ya :

Monday, 5 December 2016

Kisah Orang-Orang Baik Di Sekitar Saya..

/ / 14 Comments


Siapa bilang manusia ngga perlu bantuan orang lain, se-mandiri-mandirinya dia ada di dunia, manusia tetap butuh bantuan orang lain. Saya pernah ya memposting tulisan yang intinya, 
‘Jadi manusia jangan kebanyakan nyinyir Sama orang, nanti kalau mati mustahil ga minta bantuan tetangga’ terus salah seorang temen ada yang komen ‘Ya minta bantuan dinsos lah. Di luar negri sana orang mati ngga ngerepotin tetangga’ ya kali di luar negri ini kan di Indonesia. Trus saya balas, ‘Hissh dimana sisi humanismu?’ dia balas lagi, ‘Dengan tidak merepotkan Orang lain saya rasa itu sisi humanis saya’ kalau dipikir dia ada benernya juga sih. Tapi apa betul kita nggak butuh orang sama sekali dalam hidup ini? Trus saya mikir dong ya, mungkin dia pas kawin dirancang sendiri, pas sunatan motong sendiri anunya, pas bangun rumah bangun sendiri rumahnya, atau pas istrinya lahiran dia yang ngeluarin sendiri anaknya. huaaa... Saya aja yang tetangga ujug-ujug suka nolong ngerasa butuh bantuannya terus-dan terus. Apalagi yang ngerasa nggak butuh bantuan orang. Dan kisah butuh tetangga ini, kemarin saya mengalaminya 

Wednesday, 23 November 2016

Tonari No Totoro

/ / 22 Comments



Belakangan ini saya terusik dengan sebuah kartun lama yang tiba-tiba muncul lagi di permukaan. Film ini dibuat sebuah rumah produksi jepang bernama Studio Ghibli yang khusus membuat kartun-kartun imajinasi. Nggak cuma imajinasi, Studio Ghibili juga menggabungkan perasaan dalam kehidupan. Jadi satu paket komplit, yang nonton nggak cuma liat kartun tapi juga bakalan liat tradisi, kebudayaan, kebiasaan sehari-hari, dan perasaan. Dan salah satu kartun yang dibuat itu adalah Tonari No Totoro kalau di bahasa Inggriskan Totoro my neighbor, alias Totoro tetanggaku. Film ini dibuat pada saat umur saya 2 tahun yaitu tahun 1988 :D
Perdana liat Totoro ini waktu iseng pindah-pindah channel dan sampailah pindahan channel saya di Disney Channel. Pas banget dengan menit pertama dimulainya cerita itu, dan saya langsung jatuh cinta. Filmnya sederhana, bahasanya sederhana, gambarnya sederhana tapi bikin maknyes yang nonton. Huhuhu.. baper deh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...