Menu

Thursday, 4 October 2018

/


Memiliki penghasilan tetap bulanan memang menyenangkan. Kita bisa tahu berapa penghasilan yang masuk dan mengeluarkan uang untuk berbagai kebutuhan. Hanya saja, hal ini bisa berakibat fatal bila penghasilan bulanan yang masuk ke dalam tabungan kita tidak diatur dengan baik, sehingga membuat kita prihatin menjelang akhir bulan saat melihat saldo tabungan telah menipis.

Biasanya, di tanggal muda, kita akan tergoda untuk membeli banyak hal, makan di tempat mahal, dan juga bepergian ketempat yang memerlukan biaya lebih. Hasilnya, kita akan mengeluarkan banyak pendapatan kita di awal bulan, yang membuat kita harus memutar otak agar bisa hidup dengan uang pas-pasan di sisa bulan sampai kita mendapatkan gaji bulanan di awal bulan berikutnya.
Ketika tidak diatur dengan baik, masalah ini akan menjadi sebuah lingkaran yang tidak ada habisnya. Merasa banyak uang di awal bulan, tapi merasa pas-pasan di akhir bulan.
Biasanya hal ini juga diperburuk dengan adanya cicilan yang harus dibayarkan. Mulai dari cicilan handphone, laptop, atau biaya kartu kredit. Sehingga membuat penghasilan bulanan seakan hanya lewat di awal bulan, dan sudah habis di hari berikutnya, sampai kembali tiba hari gajian, dan begitu seterusnya.
Maka dari itu, penting untuk kita selalu mengatur pemasukan dan pengeluaran kita. Sehingga kita tidak menghamburkan uang begitu saja, tanpa memikirkan masa depan. Untuk memberikan motivasi soal finansial, berikut adalah beberapa tips mengatur keuangan agar tidak merasa rugi setiap bulannya.

Menggunakan 30% Untuk Keperluan Pribadi

Setiap bulannya, kita perlu biaya untuk makan, transportasi, sampai biaya pulsa dan Internet, masukkan itu semua dalam keperluan pribadi. Ingat, paling banyak, gunakan 30% dari penghasilan setiap bulannya. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup, membeli beragam hal yang hanya dibutuhkan (bukan diinginkan), dan juga mengurangi frekuensi memiliki cash dengan mengambil uang di ATM hanya seminggu sekali.

Menabung!

Jangan lupa menabung. Tidak perlu banyak-banyak. Hanya perlu sekitar 20% dari total penghasilan bulanan. Jangan biasakan untuk menabung di akhir bulan dan menyisihkan sisa uang, karena dengan begitu, uang pasti akan habis. Tabung 20% penghasilan saat mendapatkan gaji. Jika perlu pisahkan rekening tabungan dan rekening sehari-hari.

 

Mencicil dengan Pintar

Memang, terkadang kita membutuhkan sesuatu, dan hal tersebut terlalu mahal. Salah satu cara mendapatkannya adalah dengan cara mencicil. Tidak ada salahnya mencicil, hanya saja harus sesuai kemampuan. Sebaiknya, jumlah cicilan tidak lebih dari 20% penghasilan setiap bulannya. Sehingga kita tidak besar pasak daripada tiang. Manfaatkan juga promo cicilan 0% sehingga kita tetap membayar dengan harga sama dan lebih murah.

 

Investasi untuk Masa Depan

Berinvestasi berbeda dengan menabung. Uang tabungan bisa digunakan untuk keperluan mendadak. Sementara, investasi bisa digunakan untuk hal yang bersifat jangka panjang. Mulailah mencari instrument investasi yang cocok. Ada beragam investasi yang bisa dipilih. Mulai dari deposito, reksadana, emas, dan lainya. Sisihkan saja sekitar 20% dari penghasilan setiap bulannya untuk investasi ini. Hasilnya akan terasa dalam hitungan 2-5 tahun saat ini jika dilakukan secara rutin.

 

Sedekah

Berbagi dengan mereka yang kurang beruntung adalah ungkapan rasa syukur. Kita pun tidak akan kehilangan kekayaan dan menjadi miskin dengan bersedekah. Karena rejeki sendiri sudah ada yang mengaturnya. Dan berbagi dengan orang lain bisa membuka pintu rejeki yang lebih lebar bagi kita. Karena semakin tinggi penghasilan kita, bukan kita harus meningkatkan gaya hidup, tapi meningkatkan apa yang bisa kita beri untuk orang lain.



Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...