Menu

Wednesday, 22 November 2017

/

Menentukan pendidikan anak sekarang memang susah-susah gampang yah, kalau mau sekolah yang sesuai kurikulum ya masukin aja ke Negri, tapi kalau pengen yang nambah banyak mata pelajaran (misalnya ekstra pelajaran bahasa asing) dan lebih banyak aktifitasnya boleh juga dimasukin ke Swasta. Tapi terkadang, Swasta dan Negri ini sama aja, nggak ada bedanya. Yang bikin beda, yang satu mahal yang satu murah. Yang ada anak bukannya seneng belajar, malah  sebel sekolah lama-lama tapi nggak ada bedanya dengan sekolah Negri.

Anyway, buruan deh dateng ke AICIS (Annual Internasional Conference On Islamic Studies), konferensi ini akan berlangsung selama 4 hari, dimulai tanggal (20/11) sampai tanggal 24 Nov Yang bertempat di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan.
Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017 yang dilaksanakan Direktorat Pedidikan Islam Kemenag ini, rencananya, akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri 4.000 peserta.



Konon kabarnya, lebih dari 400 intelektual dari dalam dan luar negeri hadir pada diskusinya, terdiri dari rektor dan guru besar se-Indonesia serta peserta dari 20 negara untuk duduk dalam diskusi seru. Acara tersebut dipandu Marissa Haque, mba Marissa memimpin diskusi dengan tokoh-tokoh intelektual Islam Indonesia di hari pertama yang berlangsung pada tanggal (20/11) di Garuda Hall ICE-BSD Serpong pukul 20.00-23.00 WIB. “Mereka membedah bagaimana agama sebagai sebuah identitas, berinteraksi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin. Insya Allah pembicaranya beberapa yang saya sebutkan di bawah, diantaranya :

Dari luar negeri tercatat antara lain:
  • Prof. Farid Alatas, Ph.D (National University of Singapore)
  • Prof. Nico J Kaptein (Leiden University)
  • Prof. Lisolette Abid (Vienna University)
  • Prof. Livia Holden (Oxford University)
  • Prof. Saif Rashid al-Jabiri (University Canada Dubai)
  • Dr. Nargiza F Amiroza (Nagoya University Japan)
  • Dr. Ahmed al-Senouni (Emirati Development Program dan Muwatta Center Abu Dhabi).

Pembicara dari dalam negeri, tercatat sejumlah guru besar di berbagai studi keislaman yang mumpuni di bidangnya, antara lain :
  • Prof. Azyumardi Azra
  • Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar,
  • KH. Husein Muhammad, dan lain-lain.

Diskusi ini memberikan kesempatan kepada para peneliti dan dosen untuk mempresentasikan hasil-hasil temuan penelitian mereka. Kegiatan tahunan ini sudah dimulai sejak tahun 2000, dan tahun ini merupakan yang ke-17. Pasti seru banget ya :D


Oh ya, di konferensi ini juga akan menghadirkan Pameran Pendidikan Islam Dunia. Pamerannya sendiri akan berlangsung pada tanggal 1-24 November 2017
Buat orangtua yang bingung dengan nasib pendidikan anaknya dan ingin memberikan yang terbaik untuk anak, wajib banget datang, karena akan ada 200 stand pendidikan dari dalam dan luar negri. Pameran yang bertema “Pendidikan Islam Indonesia untuk Perdamaian Dunia” kabarnya adalah even pendidikan terbesar di Indonesia. Nah dengan adanya pameran ini, diharapkan pengunjung dapat mengambil manfaat dan informasi mengenai pendidikan islam di Indonesia. Baik untuk pengunjung dari dalam dan luar negri.
Tidak cuma itu, Pameran Pendidikan Islam Dunia ini juga akan menampilkan berbagai macam pentas seni pelajar dan mahasiswa dari berbagai Lembaga Pendidikan Islam terkemuka di Indonesia.
Selain diskusi, seminar, IIEE juga diisi sejumlah agenda, di antaranya Deklarasi Jakarta, Apresiasi Pendidikan Islam (API), Anugrah Guru Madrasah Berpestasi (Gupres), Seminar Internasional tentang Studi Pesantren, Kompetisi Robotik Madrasah, dan Pentas Dongeng Islami PAI. Seru bangeeet acaranya, rugi kalau nggak ikutan hihi..



Sebagai negara dengan penduduk dengan agama Islam terbesar di dunia, mencapai 200 juta jiwa atau sekitar 87,2%. Di Indonesia sendiri saat ini terdapat 600 pendidikan tinggi Islam, 75.000 madrasah tingkat menengah dan 28.000 pasantren. Dengan kehidupan yang multikultur dan multietnis, Indonesia berhasil mengembangkan keislaman moderat rahmatan lil alamin yang terbukti tahan guncangan sahut Kamarudin selaku Dikrektur Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama. Sebab potensi tersebutlah, Indonesia berhak mendapatkan pengakuan sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia. Amiiin.. kita doakan aja acara tersebut lancar, dan orangtua nggak kepikiran lagi bagaimana caranya memberi pendidikan yang terbaik untuk anaknya.
26 comments

nah dengan adanya pameran ini bisa memberikan manfaat buat pengunjung utamanya ortu y mba tentang lembaga pendidikan Islam yang ada di Indonesia maupun luar negeri :)

Reply

Iyes, jadi nggak ragu lagi milih sekolah

Reply

Pengen sih dateng ke pameran nya pas ada kegiatan seni semacam dongeng gitu. Biar abhi betah

Reply

wah ada di bsd, mau ah dateng sambil nengok anakku

Reply

Kalau orangtuanya sibuk dan gak sempet ngajarin agama ke anak2, ya mendingan pilih sekolah Islam deh.

Reply

Wah ada kompetisi robotik juga yah keren deh anak bangsa Indonesia

Reply

Insaallah yang ikut pameran sekolahnya recomend ya?

Reply

Penasaran pameran dan kompetisi robotiknya, anakku suka robot soalnya :D

Reply

Semalam lihat karya karya robotiknya emang bikin kagum bangeet. Harus selalu diasah nih biar kualitasnya tetap bagus

Reply

Pamerannya apik ya aku jadi tau banyak ponpes yang bagus gak kalah dgn sekolah biasa

Reply

Pamerannya apik ya aku jadi tau banyak ponpes yang bagus gak kalah dgn sekolah biasa

Reply

menentukan pendidikan untuk anak emang butuh effort ya mba. untungnya ada acara sekece ini tiap tahunnya. tahun depan musti hadir ni

Reply

Banyak sebenarnya tempat belajar yg bagus di Indonesia. Yah semoga Kita mampu aja dlm Keuangan Dan memotivasi anaknya

Reply

Acaranya penuh dng informasi sekolah Islam ya,smg tahun dpn ada lagi

Reply

Tapi sayang banget pas hari kerja ya mba :)

Reply

Iyah, tapi klo ibunya emak rumahan, saya rasa pasti ada waktu buat ngajarin anak

Reply

Huum.. nggak kalah sama yang luar punya

Reply

Iya sama, anakku juga suka robot

Reply

Nah, sayang sekali saya blom bisa datang huhuhuhu

Reply

yes, tapi saya nggak begitu tertarik masukin anak ke sekolah Islam, bagi saya Islam yang kuat harus dibangun dari dalam

Reply

Nah iya, uangnya juga kudu kenceng yah

Reply

Amiiiin... pengen ikutan yg tahun depan yah, moga ada di hari libur

Reply

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca catatan saya, semoga bermanfaat ya ^^
Mohon komennya jangan pakai link hidup, :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...